• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Deddy Dores: Antara Nike Ardilla dan Alasannya Selalu Memakai Kaca Mata

Marketing by Marketing
18 May 2016
in News
0
Deddy Dores: Antara Nike Ardilla dan Alasannya Selalu Memakai Kaca Mata

SoloposFM–Nama Deddy Dores mungkin kurang popular di kalangan pecinta music masa kini. Dia adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu yang dikenal ketika melambungkan nama Nike Ardilla dengan lagu-lagunya. Selain Nike, musisi dengan penampilan yang khas berupa kaca mata hitam dan rambut gondrong itu telah perkasa mempopulerkan Nafa Urbach dan Poppy Mercury.

Tentang kacamata hitam ini, konon alasan Deddy Dores memakainya adalah karena matanya yang terluka saat senar bas miliknya putus di sebuah konser era 1980-an awal

Tiba-tiba, Selasa (17/5/2016) sekitar pukul 23.45 WIB beredar kabar duka, bahwa Deddy Dores meninggal dunia. Kabar duka itu pertama kali diketahui dari akun Twitter JK Records, @jkrecored. “Rest in peace Deddy Dores.. #ripdeddydores #deddydores,” tulisnya.

Sementara itu pesan yang diterima wartawan berbunyi: Innalillahi wainalillahi rojiun telah Meninggal Dunia Sang Maestro Pencipta Lagu2 Slow Rock Deddy Dores pada jam 23.45 WIB Malam. Di RS Internasional Bintaro..dan mohon dimaafkan sgala kesalahan almarhum amin.

Menurut akun Facebook band Godbless, jenazah pria kelahiran Surabaya pada 28 November 1950 itu disemayamkan di rumah duka, Jalan Kasuari, Bintaro Jaya Sektor 9, kemudian dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat.

Dikutip dari berbagai sumber, Deddy mengawali karirnya dengan grup Rhapsodia pada tahun 1971 silam. Namanya makin melambung saat ia menjadi produser penyanyi fenomenal Nike Ardila di tahun 1990. Setelah itu, Ia pun mulai menciptakan banyak sekali lagu-lagu cinta easy listening dengan chord minimalist untuk berbagai nama penyanyi Tanah Air.

Diskografi

Single Solo:
Hilangnya Seorang Gadis
Seberkas Sinar
Aku ingin pulang
Untuk Apa Lagi
Hati Bagai Terpenjara
Tak Terbatas Waktu
Nyalakan Api
Kasihku
Semakin Rindu
Cintaku Tak kan Berubah
Sangkar Emas
Hanya Kau dihatiku
dll

Grup Band

1969-1972 Rhapsodia
1974 God Bless
1975 Superkid dengan hits Gadis Bergelang Emas
1980-an Lipstick

Album
2007 SEBUAH BIOGRAFI

Tags: musisideddy dores

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo
  • Pelantikan BWI Pekalongan Soroti Rendahnya Legalitas Aset Wakaf

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.