• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Vatikan Nyatakan Paus Fransiskus Wafat karena Stroke dan Gagal Jantung

Abu Nadzib by Abu Nadzib
22 April 2025
in News
0
paus wafat karena stroke dan gagal jantung

Paus Fransiskus (presidenri.go.id)

Radio Solopos – Pemimpin Katolik Paus Fransiskus berpulang karena stroke yang diikuti koma dan gagal jantung.

Demikian pengumuman resmi oleh Vatikan pada Senin (21/4/2025).

“Penyebab kematian Paus Fransiskus telah diidentifikasi sebagai stroke, diikuti koma dan kolaps kardiosirkulasi yang tidak dapat disembuhkan,” kata dokter Vatikan, Andrea Arcangeli, dalam surat keterangan kematian Paus Fransiskus, seperti dikutip Radio Solopos dari Espos.id.

Kematian dikonfirmasi melalui thanatografi elektrokardiografi, kata Vatikan, mengacu pada sertifikasi resmi yang dikeluarkan oleh Arcangeli dan ditujukan kepada Direktorat Kesehatan dan Kebersihan Negara Kota Vatikan.

Vatikan juga menerbitkan surat wasiat spiritual Paus, tertanggal 29 Juni 2022, yang berisi keinginan dan instruksi terakhirnya untuk pemakamannya.

“Saya meminta agar jenazah saya beristirahat – menunggu hari Kebangkitan – di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore,” sebut surat wasiat itu.

Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore berada di luar kompleks Vatikan dan menjadi tempat Paus selalu berdoa “di awal dan akhir setiap Perjalanan Apostolik” atau perjalanan lawatannya.

Dia juga menulis makamnya harus berada di dalam tanah dan “sederhana tanpa ornamen khusus.”

Sebagian besar paus dimakamkan di ruang bawah tanah di bawah Basilika Santo Petrus.

Tags: vatikanPaus Fransiskuspemimpin katolik

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Gandeng Pemerintah Belanda, Pekalongan Upayakan Pengurangan Penggunaan Air Tanah
  • éL Hotel Yogyakarta–Malioboro Kembali Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026
  • Pemkot Pekalongan Perkuat Pembinaan SDM demi Koperasi yang Sehat dan Berkualitas
  • MBG di Persimpangan: Antara Niat Mulia dan Realitas di Kelas
  • Dari Gudeg Mbak Yus, Teradisional Hadirkan Gudeg dan Pizza Italia

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.