• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Regenerasi Dalang, Ketua DPRD Jateng Usulkan Pemda Bikin Sanggar-Sanggar Baru

Adv

Abu Nadzib by Abu Nadzib
3 December 2025
in News
0
Regenerasi Dalang, Ketua DPRD Jateng Usulkan Pemda Bikin Sanggar-Sanggar Baru

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat menghadiri Pagelaran Seni Tradisional Wayang Kulit dengan Lakon Gatotkaca Winisuda di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (Istimewa)

Radio Solopos, KARANGANYAR – Sejumlah langkah strategis perlu terus dilakukan oleh para pelaku budaya dan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan kesenian wayang kulit.

Salah satunya dengan memastikan regenerasi dalang berjalan berkesinambungan. Upaya tersebut dinilai penting mengingat minat generasi muda terhadap seni tradisi mulai bersaing dengan budaya populer dari luar negeri.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Jateng Sumanto saat menghadiri Pagelaran Seni Tradisional Wayang Kulit dengan Lakon Gatotkaca Winisuda di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.

Pentas wayang kulit tersebut menampilkan Dalang Ki Canggih Tri Atmojo, Dalang Cilik Gibran Maheswara, dan Bintang Tamu Uncek.

Sumanto mendorong pemerintah daerah dan para pelaku kesenian membuka sanggar-sanggar seni dengan kelas khusus pedalangan untuk anak-anak dan remaja.

Tidak hanya mengajarkan teknik memainkan wayang, kelas ini juga mengajarkan filosofi pewayangan, tata panggung, serta teknik vokal.

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat menghadiri Pagelaran Seni Tradisional Wayang Kulit dengan Lakon Gatotkaca Winisuda di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (Istimewa)

Dengan cara tersebut, ia berharap dalang-dalang baru terus bermunculan agar kesenian wayang kulit tetap lestari.

Sumanto mengapresiasi Pagelaran Wayang Kulit tersebut yang menampilkan dalang cilik.

Menurutnya cara tersebut membuka kesempatan dalang cilik tampil satu panggung dengan dalang senior untuk menambah pengalaman.

“Saya senang ada dalang cilik yang ikut tampil yang nantinya bisa menjadi penerus dalang-dalang senior. Kalau tidak begitu, bisa-bisa 10 tahun lagi wayang kulit akan punah,” katanya.

Ia juga berharap pentas wayang kulit bisa menarik minat generasi muda. Sebab dengan kemajuan zaman, banyak anak muda lebih tertarik dengan tayangan budaya pop seperti drakor yang berasal dari luar negeri.

Karena itu, pemerintah dan pelaku seni memiliki tugas berat untuk nguri-uri kesenian tradisional. Terlebih, wayang kulit yang merupakan kesenian warisan nenek moyang berisi tontonan sekaligus tuntunan.

“Sekarang ini minat masyarakat terhadap kesenian tradisional seperti wayang kulit sudah luntur. Kita abai terhadap budaya. Padahal dulu kita pas kecil kita rela berangkat naik sepeda dan nonton wayang semalam suntuk,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Saat ini, lanjutnya, hanya sebagian masyarakat, terutama di desa-desa yang masih antusias menonton wayang kulit.

Meski penyelenggara pentas terkadang harus menarik minat masyarakat tersebut dengan iming-iming hadiah atau doorprize.

Sumanto menambahkan, sejumlah inovasi juga perlu dilakukan demi menarik minat publik yang lebih luas.

Contohnya, sejumlah dalang mengadaptasi kisah-kisah kontemporer ke panggung wayang tanpa meninggalkan pakem utama.

Pertunjukan wayang juga dibuat berdurasi pendek dan disiarkan melalui media sosial. Berbagai pendekatan tersebut cukup efektif untuk menjembatani tradisi dan teknologi.

“Harus ada kepedulian dari kita untuk melestarikan wayang kulit. Termasuk anak-anak diajak nonton wayang. Kalau tidak begitu, pelestarian wayang kulit hanya menjadi slogan,” tandasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Eni Candrawati mengapresiasi langkah Sumanto yang memberikan aspirasi pentas wayang kulit tersebut. Hal tersebut menjadi bentuk nyata nguri-uri kesenian tradisional.

“Saya mengajak masyarakat menonton sampe selesai serta mendapat doorprize mesin cuci dan sepeda,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Jati, Hariyanto juga mendorong pembentukan sanggar seni di wilayahnya.

Sebab, dengan adanya sanggar seni tersebut, Ketua DPRD Jateng Sumanto sudah berkomitmen untuk nanggap wayang kulit secara rutin.

“Pak Haji Sumanto ini sudah dua tahun ini nanggap wayang setiap bulan di kediaman beliau. Ini menjadi bentuk nguri-uri budaya putra asli Karanganyar. Atas nama Pemerintah Desa Jati saya ucapkan terima kasih,” katanya. (ADV/*)

Tags: dalangsumantoketua dprd jatengregenerasi dalang

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Hadiri Halal Bihalal Pasbata, Gubernur Jateng Ingatkan Soal Bijak Memilih Informasi
  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.