• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pitulungan Lan Welas Jadi Tema Solo Batik Carnival 2026

Fitriana Afifaturahmah

Abu Nadzib by Abu Nadzib
14 July 2026
in News
0
Pitulungan Lan Welas Jadi Tema Solo Batik Carnival 2026

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Surakarta, A. Satmaka Nugraha (kiri), bersama CEO Solo Batik Carnival, Ade Sugriwa (kiri kedua), memaparkan penyelenggaraan Solo Batik Carnival 2026 dalam talkshow Selasar UMKM di Radio Solopos, Jumat (10/7/2026). (Radio Solopos)

Radio Solopos, SOLO — Solo Batik Carnival (SBC) 2026 mengusung tema Pitulas atau akronim dari Pitulungan Lan Welas.

Tema tersebut dipilih untuk menandai perjalanan SBC yang memasuki usia ke-17 dengan mengangkat nilai gotong royong, kepedulian, dan kolaborasi semangat membangun Kota Solo. 

“Pitulungan dan Welas menggambarkan aksi nyata membantu sesama yang dilandasi empati. Semangat itu menjadi dasar kolaborasi kami untuk membesarkan Kota Solo.” Ungkap Ade Sugriwa selaku CEO Solo Batik Carnival dalam talkshow Selasar Radio Solopos, Jum’at (10/7/26). 

CEO Solo Batik Carnival, Ade Sugriwa, mengatakan tema Pitulas lahir dari proses kajian yang dilakukan sejak akhir 2025.

Tim SBC menelusuri berbagai potensi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Solo sebelum menentukan konsep utama penyelenggaraan tahun ini.

Hasilnya, terdapat lima potensi unggulan dari lima kecamatan yang menjadi inspirasi.

Di antaranya industri shuttlecock dan blangkon di Serengan, mebel di Banjarsari, kurungan burung di Jebres, serta batik di Laweyan.

Seluruh potensi tersebut diterjemahkan menjadi desain kostum peserta SBC 2026. 

Kampung Inspirasi

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Surakarta, A. Satmaka Nugraha, mengatakan konsep tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat promosi potensi ekonomi kreatif di tingkat kampung.

“Solo Batik Carnival menjadi media untuk mempromosikan potensi kampung dan produk unggulan daerah melalui kolaborasi seni pertunjukan dan ekonomi kreatif.” ujarnya.

Menurutnya, Solo Batik Carnival menjadi media untuk mengenalkan berbagai produk unggulan daerah yang masih belum banyak diketahui masyarakat luas.

Sinergi antara seni pertunjukan dan sektor industri diharapkan mampu memperluas promosi dan melahirkan inovasi baru.

Pada penyelenggaraan tahun ini, SBC menghadirkan tiga defile utama yang terinspirasi dari shuttlecock, mebel, dan kurungan burung.

Kolaborasi Perkuat Pariwisata

Panitia memastikan koordinasi lintas instansi telah dilakukan untuk mendukung kelancaran acara.

Dinas Perhubungan, kepolisian, Satpol PP, hingga sektor kesehatan dilibatkan dalam pengamanan dan pengaturan pelaksanaan karnaval.

SBC 2026 juga mempertahankan konsep pembelajaran bagi peserta.

Seluruh peserta diwajibkan merancang sekaligus membuat kostumnya sendiri setelah mengikuti workshop selama sekitar tiga bulan.

Pelatihan meliputi pembuatan kostum, koreografi, hingga tata rias karakter.

Ade mengatakan konsep tersebut menjadi ciri khas SBC yang tidak hanya menampilkan pertunjukan, tetapi juga mencetak kreator baru di bidang seni kostum.

Penyelenggara menargetkan Solo Batik Carnival terus menjadi magnet wisata Kota Solo.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mendukung target kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat promosi produk unggulan daerah melalui pertunjukan budaya yang kreatif dan berkelanjutan.

Tags: umkmsolo batik carnivalEvent Kota SoloSelasar Radio Solopos

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Pitulungan Lan Welas Jadi Tema Solo Batik Carnival 2026
  • Solo Keroncong Festival 2026 Usung Tema Keroncong Pusaka Nusantara
  • Sumanto: Bendungan Jlantah Infrastruktur Krusial Penopang Ketahanan Pangan Karanganyar
  • Pemkot Pekalongan Usulkan Bubur Suro Jadi Warisan Budaya Takbenda
  • Selasar UMKM: Pawon Mbah Noer Andalkan Konsep Tradisional untuk Tarik Pengunjung

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.