• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Solo Keroncong Festival 2026 Usung Tema Keroncong Pusaka Nusantara

Fitriana Afifaturahmah

Abu Nadzib by Abu Nadzib
14 July 2026
in News
0
Solo Keroncong Festival 2026 Usung Tema Keroncong Pusaka Nusantara

Radio Solopos, Surakarta – Tahun ini, Solo Keroncong Festival (SKF) mengusung tema Keroncong Pusaka Nusantara.

Konsep yang diangkat ialah Keroncong Majestic dengan tagline Memayu Hayuning Keroncong.

Tema tersebut menjadi simbol pelestarian musik keroncong sebagai warisan budaya bangsa.

Di sisi lain, keroncong juga didorong agar tetap berkembang dan relevan mengikuti perubahan zaman.

Dalam rilis yang diterima radio.solopos.com, Selasa (14/7/2026), sejak pertama kali digelar pada tahun 2009, festival ini konsisten menjadi ruang pelestarian sekaligus pengembangan musik keroncong di Indonesia.

Penyelenggaraan Solo Keroncong Festival diarahkan sebagai ruang ekspresi bagi para seniman serta menjadi sarana edukasi dan diplomasi budaya.

Pemerintah berharap penyelenggaraan SKF mampu memperkuat posisi Surakarta sebagai salah satu pusat perkembangan musik keroncong di Indonesia.

Festival ini juga diharapkan mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pusaka Bangsa

Tema Keroncong Pusaka Nusantara dimaknai sebagai upaya menjaga keroncong dari derasnya arus globalisasi.

Musik keroncong diposisikan sebagai pusaka budaya yang tetap hidup, diwariskan lintas generasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Sementara itu, konsep Keroncong Majestic menggambarkan perpaduan kemegahan budaya keraton dengan sentuhan kreativitas modern.

Melalui konsep tersebut, penyelenggara ingin menghadirkan pertunjukan yang tetap berakar pada tradisi tanpa meninggalkan inovasi.

Sebelum puncak festival, panitia telah menggelar sejumlah kegiatan pendukung.

Rangkaian tersebut dimulai melalui Road to Solo Keroncong Festival #1 di Pasar Gede pada 19 Juni 2026.

Kemudian dilanjutkan Lomba Menyanyi Keroncong di RRI Surakarta pada 26 Juni 2026.

Setelah itu, Road to Solo Keroncong Festival #2 digelar di Koridor Gatot Subroto pada 3 Juli 2026.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan festival kepada masyarakat sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap musik keroncong.

Puncak Festival

Puncak Solo Keroncong Festival 2026 akan menghadirkan sejumlah musisi dan seniman keroncong dari dalam maupun luar negeri.

Di antaranya Tuti Maryati, Iga Mawarni, Hendri Lamiri, serta kelompok keroncong internasional.

Selain itu, berbagai komunitas keroncong dan orkestra dari sejumlah daerah juga akan turut tampil.

SKF 2026 juga dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor  yang melibatkan pelaku seni, institusi budaya, akademisi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Puncak acara ini akan digelar di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta pada 18-19 Juli 2026.

Masyarakat yang tidak dapat hadir langsung tetap bisa mengikuti seluruh rangkaian acara melalui siaran langsung di kanal YouTube DISBUDPAR Surakarta, YouTube Pariwisata Solo, YouTube Solo Keroncong Festival, serta akun Instagram resmi @solokeroncongfestival.id.

Melalui penyelenggaraan tahun ini, Solo Keroncong Festival diharapkan tidak hanya menjadi panggung hiburan.

Festival ini juga menjadi upaya berkelanjutan menjaga eksistensi keroncong sebagai identitas budaya Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

Tags: solo keroncong festivalmusik keroncongdisbudpar soloSelasar Radio Solopos

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Pitulungan Lan Welas Jadi Tema Solo Batik Carnival 2026
  • Solo Keroncong Festival 2026 Usung Tema Keroncong Pusaka Nusantara
  • Sumanto: Bendungan Jlantah Infrastruktur Krusial Penopang Ketahanan Pangan Karanganyar
  • Pemkot Pekalongan Usulkan Bubur Suro Jadi Warisan Budaya Takbenda
  • Selasar UMKM: Pawon Mbah Noer Andalkan Konsep Tradisional untuk Tarik Pengunjung

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.