Radio Solopos, Solo — Sebanyak 115.935 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Ngemplak selama pelaksanaan Gelaran Haul Solo pada 3–4 Oktober 2026. Jumlah tersebut meningkat 22 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Mery Natacha Panjaitan, mengatakan kendaraan Golongan I masih mendominasi lalu lintas di GT Ngemplak selama kegiatan berlangsung.
Volume lalu lintas tertinggi tercatat pada 3 Oktober 2026 dengan jumlah mencapai 56.734 kendaraan. Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah gerbang tol lain di Ruas Tol Solo–Ngawi.
Di GT Bandara Adi Soemarmo, jumlah kendaraan yang keluar mencapai 4.740 kendaraan atau meningkat 13 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan yang masuk tercatat 4.432 kendaraan atau naik 21 persen.
GT Ngemplak mencatat 15.872 kendaraan memasuki Kota Solo, meningkat 27 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan yang meninggalkan Solo mencapai 14.197 kendaraan atau naik 28 persen.
Peningkatan juga terlihat di GT Karanganyar. Sebanyak 12.538 kendaraan tercatat memasuki Karanganyar atau naik 23 persen. Sementara kendaraan yang meninggalkan Karanganyar mencapai 15.174 kendaraan atau meningkat 37 persen.
Mery mengatakan PT JSN telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama Haul Solo. Persiapan meliputi penambahan petugas di gerbang tol, pengoperasian gardu Oblique Approach Booth atau OAB, serta penambahan petugas di sejumlah area istirahat.
“Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Haul Solo, PT JSN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal,” ujar Mery.
PT JSN juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan, saldo uang elektronik, dan ketersediaan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan diminta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk serta tetap mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas. (*)
