Radio Solopos, Solo — Kementerian Transmigrasi merencanakan program beasiswa pendidikan sarjana (S1) bagi masyarakat lokal di kawasan transmigrasi Barelang, Batam, Kepulauan Riau. Program ini disiapkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar warga setempat dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri.
Diberitakan ANTARA News, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan rencana tersebut seusai Festival Transmigrasi 2026 di Tanjung Banon, Pulau Rempang, Sabtu (10/10/2026).
“S1-nya nanti kita buka dengan beasiswa untuk yang masyarakat lokal,” kata Iftitah.
Menurutnya, program tersebut juga diarahkan agar masyarakat setempat dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa harus pergi jauh dari kawasan tempat tinggal mereka.
Kementerian Transmigrasi berencana mengembangkan Kampus Patriot dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi nasional. Beberapa kampus yang berpotensi terlibat antara lain Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, dan Universitas Diponegoro.
Fasilitas berupa bangunan modular telah tersedia di kawasan Barelang dan sebelumnya digunakan untuk kegiatan akademik. Kegiatan tersebut melibatkan 20 mahasiswa dan tiga staf dari Technical University of Munich, Jerman, yang bersama Universitas Diponegoro melakukan pembelajaran serta pengamatan lapangan.
Meski demikian, pemerintah belum merinci jadwal dimulainya perkuliahan reguler, kuota beasiswa S1, maupun mekanisme penerimaan mahasiswa.
Iftitah menjelaskan, pengembangan pendidikan tinggi ini bertujuan menghubungkan kebutuhan dunia usaha dengan peningkatan keterampilan masyarakat lokal. Dengan begitu, warga diharapkan memiliki kesempatan bekerja tidak hanya pada tingkat dasar, tetapi juga pada posisi profesional hingga manajerial.
Kementerian Transmigrasi juga membuka peluang pengembangan program serupa di kawasan transmigrasi lain apabila pelaksanaannya di Barelang berhasil. Salah satu wilayah yang disebut berpotensi dikembangkan ialah Mamuju, Sulawesi Barat, yang memiliki rencana pengembangan sektor pertambangan.
Rencana beasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja lokal seiring dengan perkembangan investasi dan industri di kawasan transmigrasi.
