• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Tetap Optimis! Pelaku Pariwisata Soloraya Tetap Lakukan Promosi di Tengah Pandemi

Redaksi by Redaksi
21 December 2020
in News
0
promosi pariwisata pandemi

SoloposFM, Pelaku sektor pariwisata terus melakukan promosi meskipun di tengah pandemi. diketahui, kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa bulan terakhir sangat berpengaruh di sektor pariwisata dunia. Tren pariwisata juga telah banyak mengalami perubahan. Wisatawan lebih memilih wisata dalam negeri sendiri, tak melakukan perjalanan luar negeri.

Dampak pandemi Covid-19 juga terasa pada kalangan pekerja pariwisata Tanah Air.  Untuk itu, sejumlah upaya terus dilakukan agar sektor ini bisa bertahan di tengah pandemi. Diantaranya, mereka tetap melakukan promosi pariwisata meskipun di tengah pandemi.

Seperti apa upaya promosi wisata di tengah pandemi? Apa tantangan yang harus dihadapi pelaku sektor ini?

Dalam perbincangan Perilaku Baru Lawan Covid-19 Solopos FM, Senin (21/12/2020), bersama host Ika Wibowo, Drs BRM Bambang Irawan MSi, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Solo mengakui pandemi Covid-19 mengagetkan pelaku sektor pariwisata.

“Awal Maret, hotel khususnya sangat terpukul. Sejak Juni dengan perilaku baru, beri kami harapan baru. Upaya Pemkot Solo untuk menjaga protokol kesehatan membuat kasus terkendali. Lalu wisatawan mulai masuk, meskipun polanya berubah,” ungkap Bambang.

 

Baca juga :

Perilaku Baru Pelayanan Keimigrasian Kala Pandemi

Perilaku Baru Sektor Pariwisata

Bambang melanjutkan, seperti pepatan sudah jatuh tertimpa tangga, dialami oleh sektor ini

“Karena pariwisata hidupnya tergantung dari perpindahan orang,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Drs Titis Sri Jawoto, Kepala Dinas Pariwisata Karanganyar. Sejak pandemic mulai terasa Maret lalu, pihaknya terus mempersiapkan destinasi dengan protokol kesehatan. Sehingga saat pemerintah mengijinkan buka kembali, destinasi tersebut sudah siap.

“Kami terus berupaya agar pada sector ini tidak ada karyawan yang dirumahkan tapi dikaryakan untuk persiapan saat pemerintah melakukan pelonggaran. Maka saat 16 Juni pemerintah mengijinkan pembukaan, Bupati langsung mengijinkan buka dengan aturan baru,” papar Titis.

Di Karanganyar, menurut Titis, ada 60 titik sampling untuk dasar pembukaan lokasi wisata dengan protokol baru. Dengan disiplin tiap pihak, menurutnya, sampai hari ini tidak ada klaster pariwisata di Karanganyar.

Promosi Via Medsos

Meskipun pandemi belum pasti kapan akan berakhir, promosi pariwisata terus dilakukan. Bambang mengungkapkan pihaknya memanfaatkan travel advisor untuk memberi rekomendasi dan memang promosi via media social dan online dinilai lebih efektif.

“Kita gunakan Surat Edaran Walikota Solo sebagai patokan. Pertama terkait jamin mitigasi pariwisata di Solo, dan kedua terkait standar kesehatan dan keamanan di wilayah wisatawan berada. Mulai Juli kita sudah mulai lakukan promosi online,” ungkap Bambang.

Sementara di Karanganyar, Titis menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan inovasi agar wisatawan nyaman di Karanganyar.

“Semua pihak harus kerja keras untuk inovasi dan promosi hingga menyiapkan sarana prasarana. Promosi dengan meyakinkan pengunjung bahwa wisata Karanganyar aman dari klaster Covid-19,” jelas Titis lebih lanjut.

Menahan Diri Kala Libur Akhir Tahun

Bambang mengakui bahwa tingkat kunjungan wisatwan di Solo meningkat jelang libur akhir tahun. Meskipun tidak dipungkiri, adanya Surat Edaran baru dari Walikota terkait isolasi dan karantina bagi pemudik, membuat sejumlah agenda dibatalkan.

“Namun trend memang meningkat di akhir tahun jelang liburan natal dan tahun baru. Intinta tetap patuhi protocol kesehatan dan kita lakukan pembatasan jumlah kerumunan,” pungkas Bambang.

DI lain pihak, Titis menghimbau masyarakat Karanganyar yang sudah terlanjut di luar kota untuk tidak mudik jika tidak ada kepentingan.

“Kita ngalah dulu untuk warga luar Karanganyar. Warga Karanganyar tidak usah berlibur dan terlalu euphoria. Wisatawan silahkan ke Karanganyar. Kita jamin akan maksimal layani wisatawan dengan menerapkan protocol kesehatan,” tutup Titis.

 

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: wisata solocoronacovid 19Social DistancingJangan lupa pakai maskerselalu cuci tanganawas jaga jarakcegah kerumunaningat Pesan Ibuperilaku barusetop penularan covid19soloposfm lawan covid 19wisata karanganyar

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat Pajak 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.