• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ingin Mengunjungi Museum Tumurun? Ini Cara Registrasinya!!

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
10 April 2023
in News
0
Ingin Mengunjungi Museum Tumurun? Ini Cara Registrasinya!!

Koleksi mahakarya di Tumurun Private Museum Solo. (Istimewa/Dok)

RadioSolopos – Museum yang satu ini beda dengan museum lainnya, yang biasanya berkaitan erat dengan sejarah, namun di sini beda. Tumurun Private Museum menampilkan beragam karya seni hingga koleksi mobil antik. Museum pribadi ini terdapat sekitar 150 koleksi karya seni, mulai dari lukisan, instalasi seni dan mobil antik di dalamnya.

Museum Tumurun didirikan oleh putra Almarhum HM Lukminto, Iwan Kurniawan Lukminto. Bertujuan untuk memajang koleksi karya seni milik keluarga besar. Karya seni berupa lukisan dan seni tiga dimensi yang ditampilkan museum merupakan koleksi pribadi dari Iwan. Sedangkan mobil-mobil yang dipamerkan adalah milik ayahnya, almarhum Lukminto. Koleksi barang seni ini diwariskan secara turun temurun, sehingga dinamakan Museum Tumurun.

Tumurun Private Museum terdiri dari 2 lantai, yang masing-masing lantai menyimpan koleksi karya seni yang indah dan menakjubkan. Di area ini, pengunjung diperbolehkan untuk berfoto di dekatnya, namun tidak diizinkan untuk memegang, apalagi menaikinya. Mengingat ini merupakan barang pribadi.

Sementara, di lantai 2 terdapat karya old master seperti Affandi, Ahmad Sadali, Antonio Blanco, Hendra Gunawan, S. Sudjojono, Johan Rudolf Bonnet, Walter Spies, Basoeki Abdullah, dan Raden Saleh.

Di setiap masing-masing koleksi, disediakan barcode untuk dipindai dan berisikan informasi lengkap dan menarik bagi pengunjung agar lebih mengenal karya seninya. Selama berada di museum ini, pengunjung akan ditemani dengan pemandu guna menjelaskan karya-karya yang tersimpan di Tumurun Private Museum.

Tumurun Private Museum mempunyai koleksi iconic yang menjadi daya tarik bagi pengunjung lho Sobat Solopos. Salah satunya adalah patung mata biru raksasa.

Changin Perspective atau patung mata biru raksasa ini merupakan karya Wedhar Riyadi dan pernah menjadi ikon ARTJOG 2017. 

Sobat Solopos yang ingin menyimpan foto aesthetic dan mengambil gambar dengan spot yang instagrambale Tumurun Private Museum tempatnya! Museum ini lebih menampilkan koleksi karya seni modern.

Lokasinya sangat strategis berada dekat Taman Sriwedari dan tidak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta. Yang lebih tepatnya di Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 2/4, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Saat mengunjungi Museum Tumurun, Sobat Solopos sama sekali tidak dipungut biaya tiket masuk. Jika Sobat Solopos ingin mendatangi Museum Tumurun harus registrasi online terlebih dahulu melalui website resminya https://www.tumurunmuseum.org/. Kunjungan ke museum ini juga dibatasi hari dan ada kloter per harinya, dengan durasi kunjungan maksimal 1 jam.

Sementara untuk jam operasionalnya mulai dari pukul 13.00 – 15.00 WIB di setiap hari Selasa sampai Minggu. Jadi, jangan berkunjung di luar jadwal tersebut, ya Sobat Solopos!!

Baca juga : Wisata Sekaligus Menambah Pengentahuan Sejarah Di Museum Keris Nusantara

Tags: museum soloMuseum TumurunTumurun Private Museum

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan
  • Sumanto Canangkan Program Jaga Kali Merawat Bumi, Tanam Pohon Penyimpan Air di Sekitar Sungai
  • Ketua DPRD Jateng Sumanto Berharap Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Rekomendasi Konkret dan Terukur
  • Wakil Wali Kota Solo Sosialisasikan Pembatasan Plastik Sekali Pakai di NEO Solo Grand Mall

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.