• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Jogja Tak Rekomendasikan Bentor

Marketing by Marketing
28 May 2016
in News
0
Jogja Tak Rekomendasikan Bentor

SoloposFM–Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta tidak akan merekomendasikan becak motor sebagai salah satu angkutan yang berkeselamatan karena hingga saat ini belum ada uji tipe terhadap angkutan tersebut.

“Dalam berbagai peraturan di pusat maupun di daerah, jenis angkutan tersebut juga tidak masuk dalam aturan. Artinya, angkutan tersebut bukan merupakan angkutan yang direkomendasikan,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto di Yogyakarta, Sabtu (28/05/2016).

Menurut dia, sudah ada beberapa kasus kecelakaan yang menimpa becak motor akibat konstruksi angkutan yang kurang baik dan tidak teruji, di antaranya becak terbakar, patah menjadi dua dan terguling karena kondisi becak tidak seimbang.

Golkari menyebutkan, becak motor biasanya dibuat dengan memodifikasi rangka becak tradisional bagian depan dan kemudian menambahnya dengan rangka sepeda motor lengkap dengan mesinnya.

Namun, lanjut dia, rangka becak dibuat bukan untuk melaju dengan kecepatan tinggi sehingga akan sangat berbahaya jika dimodifikasi dengan menambahkan mesin motor.

“Sistem pengereman yang digunakan ada di bagian belakang. Padahal, beban ada di bagian depan sehingga akan sangat berbahaya jika angkutan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan harus melakukan pengereman,” katanya.

Dikutip Antaranews, sampai saat ini, Golkari menyebut pihaknya masih berupaya melakukan pendataan terhadap jumlah becak motor di Kota Yogyakarta agar informasi tidak simpang siur.

Sedangkan untuk becak tradisional dan andong, sudah diatur dalam Perda DIY Nomor 5 Tahun 2016 tentang Moda Transporatasi Tradisional Becak dan Andong. Di dalam perda tersebut diatur mengenai spesifikasi teknis untuk kedua jenis angkutan tradisional tersebut termasuk pelestariannya.

Di Kota Yogyakarta diperkirakan terdapat sekitar 8.600 unit becak tradisional, namun Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan melakukan pendataan ulang. Sedangkan jumlah andong diperkirakan tetap yaitu sekitar 400 unit.

Tags: jogjabecak motor

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat PajakĀ 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.