• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Dewan Profesor UNS Perkuat Peran Strategis, Fokus Pengembangan Ilmu hingga Etika Akademik

Resna Salsabila

Abu Nadzib by Abu Nadzib
2 April 2026
in News
0
Dewan Profesor UNS Perkuat Peran Strategis, Fokus Pengembangan Ilmu hingga Etika Akademik

Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. (kiri), berbincang dengan penyiar Wahyu Panji (kanan) dalam talkshow Selasar di Radio Solopos, Senin (30/3/2026). (Istimewa)

Radio Solopos, SOLO — Keberadaan Dewan Profesor di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta semakin menegaskan peran strategis kalangan guru besar dalam mengawal arah kebijakan akademik kampus.

Tidak hanya sebagai simbol keilmuan, Dewan Profesor kini memiliki fungsi konkret dalam pengembangan ilmu, penegakan etika, hingga penguatan budaya akademik.

Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd., mengatakan Dewan Profesor merupakan organ baru yang terbentuk setelah UNS berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) sejak 6 Oktober 2020.

“Sejak menjadi PTN-BH, UNS memiliki empat organ utama, yakni Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Pimpinan Universitas, dan Dewan Profesor,” ujarnya dalam talkshow Selasar di Radio Solopos, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, tidak semua perguruan tinggi memiliki Dewan Profesor. Hingga saat ini, baru tiga kampus di Indonesia yang memiliki struktur tersebut, yakni Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Indonesia (UI).

Menurutnya, Dewan Profesor berperan memberikan pertimbangan kepada rektor dalam tiga aspek utama, yakni pengembangan keilmuan, penegakan etika, dan pengembangan budaya akademik.

Fungsi tersebut dijalankan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2020 serta Peraturan Senat Akademik Nomor 1 Tahun 2025.

“Peran kami lebih pada memberikan masukan strategis kepada rektor, misalnya terkait pengembangan akademik atau pemberian gelar kehormatan,” jelasnya.

4 Komisi

Dalam struktur organisasi, Dewan Profesor UNS terdiri atas pimpinan, komisi, dan sekretariat.

Saat ini terdapat empat komisi yang masing-masing memiliki fokus berbeda, mulai dari pengembangan akademik, etika dan peradaban, kajian permasalahan bangsa, hingga strategi pemberdayaan profesor.

Komisi pengkajian permasalahan bangsa, misalnya, bertugas mengidentifikasi isu-isu strategis dan merumuskan solusi berbasis keilmuan. Hasil kajian tersebut direncanakan dituangkan dalam bentuk policy brief sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan universitas sebelum disampaikan ke publik.

“Semua rekomendasi akan dikoordinasikan terlebih dahulu secara kolegial antar organ, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Saat ini, jumlah anggota Dewan Profesor UNS mencapai 193 orang, dengan 191 diantaranya telah dikukuhkan sebagai guru besar.

Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. (Istimewa)

Prof. Joko mengakui, tantangan terbesar dalam memimpin Dewan Profesor bukan pada aspek teknis, melainkan manajemen waktu.

Ia harus membagi peran antara tugas tridharma perguruan tinggi yaitu mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat dengan tanggung jawab sebagai ketua dewan profesor.

“Yang sulit itu bagaimana mengatur waktu agar semua tugas berjalan seimbang, tanpa meninggalkan kewajiban sebagai dosen,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh organ di UNS berjalan secara harmonis tanpa konflik kepentingan. Koordinasi rutin setiap tiga bulan menjadi kunci menjaga sinergi antar organ dalam menjalankan fungsi masing-masing.

Ke depan, Dewan Profesor juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga negara. Salah satu kegiatan yang telah dilakukan adalah kerja sama dengan MPR RI dalam pembahasan isu etika.

Dengan peran tersebut, Dewan Profesor diharapkan tidak hanya berkontribusi pada penguatan internal kampus, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa berbasis keilmuan.

Tags: pendidikan tinggiDewan Profesor UNSUniversitas Sebelas Maret

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo
  • Pelantikan BWI Pekalongan Soroti Rendahnya Legalitas Aset Wakaf
  • Wawalkot Pekalongan Balgis Ajak Pasangan Jaga Keharmonisan, Edukasi Pernikahan Digencarkan
  • Dorong Peran Orang Tua, Pemkot Pekalongan Pantau Tumbuh Kembang Anak Secara Digital
  • Berawal dari Isoman Covid-19, Nutribox Dapur Racik Kini Layani Hingga 200 Porsi per Hari

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.