Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ahli Virus Tonang Dwi Ardyanto: Layanan Kesehatan Era KLB Harus Bergerak dari Hulu ke Hilir

Resna Salsabila

Redaksi Radio Solopos by Redaksi Radio Solopos
7 April 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ahli Virus Tonang Dwi Ardyanto: Layanan Kesehatan Era KLB Harus Bergerak dari Hulu ke Hilir

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Tonang Dwi Ardyanto (kanan), berbincang dengan penyiar Noer Atmaja (kiri) dalam talkshow Selasar di Radio Solopos, Kamis (2/4/2026).

Radio Solopos, SOLO — Layanan kesehatan di era kejadian luar biasa (KLB) dituntut tidak hanya berfokus pada penanganan pasien di fasilitas kesehatan, tetapi juga harus mampu menjangkau tahap pencegahan, deteksi dini, hingga pengendalian informasi di masyarakat.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Tonang Dwi Ardyanto, mengatakan pengalaman pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bahwa sistem kesehatan perlu bergerak secara komprehensif dari hulu ke hilir.

Menurutnya, pendekatan layanan kesehatan berbasis imunologi klinik berperan penting dalam memahami respons tubuh terhadap penyakit, mulai dari fase sebelum sakit, saat sakit, hingga setelah sembuh.

“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada pasien saat sakit, tetapi bagaimana mendeteksi lebih awal di masyarakat dan memantau setelah sembuh agar sistem imun tetap terjaga,” ujar Tonang dalam talkshow Selasar di Radio Solopos, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga

Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif

Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif

23 October 2026
Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga

Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga

23 October 2026
Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan

Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan

23 October 2026
Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu

Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu

22 October 2026

Ia menjelaskan, imunologi klinik merupakan cabang dari patologi klinik yang mempelajari sistem kekebalan tubuh.

Peran laboratorium dalam bidang ini sangat penting untuk mendukung diagnosis, deteksi dini, hingga evaluasi kondisi pasien secara berkelanjutan.

Dalam konteks KLB, Tonang menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui vaksinasi sebagai upaya meniru mekanisme alami tubuh dalam membentuk antibodi tanpa harus mengalami sakit terlebih dahulu.

Selain penanganan medis, ia menyoroti aspek krusial lain yang kerap luput, yakni komunikasi risiko kepada masyarakat.

Picu Kepanikan

Menurutnya, kegagalan komunikasi risiko dapat memicu kepanikan maupun kesalahpahaman informasi selama wabah.

“Komunikasi risiko itu membuat masyarakat paham, tetapi tidak panik. Membuat masyarakat waspada, tetapi tidak bertindak berlebihan,” jelas Tonang.

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 juga memunculkan fenomena infodemi atau banjir informasi yang tidak seluruhnya benar. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam layanan kesehatan karena tenaga medis tidak hanya menangani penyakit, tetapi juga harus mengelola arus informasi yang beredar di masyarakat.

“Selain menangani kasus kesehatan, kita juga harus memastikan informasi yang beredar itu sehat dan tidak menyesatkan,” katanya.

Tonang juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan diagnosis dan pengobatan sendiri berdasarkan informasi dari internet atau kecerdasan buatan (AI).

Informasi digital seharusnya hanya digunakan sebagai pengetahuan awal, bukan sebagai dasar tindakan medis.

“Komunikasi di media sosial sebaiknya hanya sebatas informasi ilmiah, bukan konsultasi penyakit. Diagnosis dan terapi tetap harus melalui pelayanan kedokteran,” tegasnya.

Guru besar Ilmu Kedokteran UNS, Tonang Dwi Ardyanto (tengah) berfoto bersama Manajer Radio Solopos Abu Nadzib (kanan) dan penyiar Noer Atmaja di Studio Radio Solopos, Kamis (2/4/2026). (Radio Solopos)

Dalam perkembangan terbaru, ia menyoroti meningkatnya kembali kasus campak sejak 2025 yang kini menjadi perhatian global.

Bahkan, sejumlah negara yang sebelumnya dinyatakan bebas campak mulai mencabut status tersebut akibat munculnya kembali kasus.

Di Indonesia, pemerintah telah melakukan upaya penanganan melalui program vaksinasi massal guna meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap penyakit tersebut.

Penularan Tinggi

Tonang menjelaskan, campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi dan berisiko menurunkan sistem imun tubuh secara signifikan, sehingga dapat memicu kerentanan terhadap penyakit lain.

“Ketika seseorang terkena campak, sistem imunnya bisa terganggu, bahkan antibodi terhadap penyakit lain bisa menurun. Ini yang menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, saat ini terdapat tiga kelompok yang disarankan untuk mendapatkan vaksinasi campak tambahan, yakni orang dewasa yang tidak memiliki antibodi, tenaga kesehatan, serta individu yang akan bepergian ke wilayah dengan kasus tinggi.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa vaksinasi tetap menjadi langkah pencegahan paling efektif, meskipun pengembangannya membutuhkan biaya besar.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau memprioritaskan vaksinasi dasar yang telah disediakan pemerintah, terutama bagi anak-anak.

Dengan pengalaman pandemi sebagai pembelajaran, penguatan layanan kesehatan yang menyeluruh serta komunikasi risiko yang tepat diharapkan mampu membuat sistem kesehatan lebih adaptif, sekaligus membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi KLB di masa mendatang.

Tags: layanan kesehatanKLBimunologi klinikProf Tonang Dwi Ardyanto

Related Posts

Sensus Ekonomi 2026 Mulai Digelar, 251 Petugas Sisir Pelaku Usaha di Kota Pekalongan

Layanan Kesehatan Kota Pekalongan Dapat Pengakuan Nasional, Wali Kota Peroleh Disway Awards

by Redaksi Radio Solopos
15 June 2026
0

Radio Solopos, PEKALONGAN — Upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat mendapat pengakuan di tingkat nasional....

Serap Masukan dari Publik, Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi RS UNS

Serap Masukan dari Publik, Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi RS UNS

by Redaksi Radio Solopos
27 March 2026
0

Radio Solopos, SUKOHARJO -- Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Universitas Sebelas...

Tenang, Kesehatan Jiwa Dijamin BPJS Kesehatan

Tenang, Kesehatan Jiwa Dijamin BPJS Kesehatan

by Damar Sri Prakoso
27 October 2025
0

BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan layanan kesehatan jiwa yang mudah, cepat, dan setara bagi masyarakat Indonesia.

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025

by Mita Kusuma
19 March 2025
0

Radio Solopos – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap...

BPJS Keliling: Perluas dan Permudah Akses Kesehatan

BPJS Keliling: Perluas dan Permudah Akses Kesehatan

by Mita Kusuma
1 August 2024
0

Radio Solopos - BPJS Kesehatan terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan guna mencapai tingkat kesehatan masyarakat yang berkualitas. Salah satunya...

Jelang Milad, Rumah Sakit “JIH” Solo Raih Prestigious Brand di SBBI Award

Jelang Milad, Rumah Sakit “JIH” Solo Raih Prestigious Brand di SBBI Award

by Mita Kusuma
27 June 2024
0

Radio Solopos - Rumah Sakit “JIH” Solo tahun ini kembali meraih penghargaan bergengsi di wilayah Solo-Yogyakarta, yakni menjadi pemenang...

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Kesehatan Saat Libur Lebaran

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Kesehatan Saat Libur Lebaran

by Mita Kusuma
20 March 2024
0

Radio Solopos - Selama periode cuti bersama dan libur lebaran yang jatuh pada tanggal 08 hingga 15 April...

Tingkat Kepesertaan Jaminan BPJS Kesehatan Solo Mencapai 97,76 persen

Tingkat Kepesertaan Jaminan BPJS Kesehatan Solo Mencapai 97,76 persen

by Mita Kusuma
31 May 2023
0

Radio Solopos - Tingkat Kepesertaan atau Universal Health Coverage (UHC) program jaminan BPJS Kesehatan di Kota Solo hingga Mei 2023 mencapai...

HUT Ke-50, Prodia Siap Jadi The Next Generation Healthcare Terbaik di Indonesia

HUT Ke-50, Prodia Siap Jadi The Next Generation Healthcare Terbaik di Indonesia

by Mita Kusuma
10 May 2023
0

Radio Solopos – Prodia yang merupakan pelopor layanan laboratorium klinik dengan jejaring terbesar dan terluas di Indonesia, tahun...

Kolaborasi dengan Beyond Medical Group Singapore, Doctor and Dentist Clinic Solo Buka Satellite Diagnostic Center

Kolaborasi dengan Beyond Medical Group Singapore, Doctor and Dentist Clinic Solo Buka Satellite Diagnostic Center

by Mita Kusuma
8 May 2023
0

Radio Solopos - Beyond Medical Group (Singapore) sudah berdiri di Singapura sejak 2013 yang hingga saat ini sudah...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif
  • Lima Film Terbaru Oktober 2026, dari Horor Kuntilanak hingga Drama Perjuangan Mahasiswa
  • Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga
  • Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan
  • Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.