• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Berawal Dititipkan di Warung, Kroket Mbak Lis Bertahan Hampir 10 Tahun di Solo

Mazaya Zahrah

Abu Nadzib by Abu Nadzib
12 May 2026
in News
0
Berawal Dititipkan di Warung, Kroket Mbak Lis Bertahan Hampir 10 Tahun di Solo

Owner Mbak Lis Snack & Lunch Box, Melati Pujisari, menceritakan kroket andalan usahanya di Solo, belum lama ini.

Radio Solopos, SOLO — Usaha kuliner rumahan Kroket Mbak Lis di Kota Solo mampu bertahan hampir 10 tahun di tengah persaingan bisnis makanan berkat konsistensi menjaga kualitas rasa dan pelayanan kepada pelanggan.

Owner Mbak Lis Snack & Lunch Box asal Tipes, Solo, Melati Pujisari, mengatakan usaha tersebut awalnya dirintis sang ibu sejak 2016 dengan menjual kroket secara titip jual di warung-warung.

“Awalnya memang kroket, dititipkan dari warung ke warung,” kata Melati dalam talkshow Selasar UMKM Radio Solopos.

Melati mulai ikut mengembangkan usaha keluarga itu pada 2018 setelah berhenti bekerja dan fokus menjadi ibu rumah tangga. Saat itu, ia membantu memasarkan produk karena proses pembuatan kroket dinilai cukup rumit dan membutuhkan waktu lama.

Menurut dia, kroket menjadi produk andalan sekaligus ciri khas usaha Mbak Lis Snack & Lunch Box. Selain kroket, usaha tersebut juga memproduksi risol mayo, aneka snack, hingga lunch box.

“Banyak pelanggan yang dari tahun 2016 sampai sekarang masih pesan, terutama untuk kroket,” ujarnya.

Ia mengatakan usaha mereka mulai berkembang pesat saat pandemi Covid-19. Promosi melalui media sosial dan pemasaran langsung ke kantor-kantor dinilai efektif memperluas jangkauan pelanggan.

“Naiknya memang pas corona. Waktu itu promosi lewat media sosial, lalu menawarkan juga ke kantor-kantor,” katanya.

Melati menuturkan menjaga kualitas menjadi prinsip utama yang selalu diterapkan dalam usaha keluarga mereka. Meski harga bahan baku terus naik, mereka tetap mempertahankan kualitas rasa dan bahan makanan.

“Dari awal ibu selalu pesan, yang penting jual rasa dan kualitas. Orang yang pernah mencoba pasti balik lagi,” ucapnya.

Tak hanya menjaga kualitas produk, pelayanan kepada pelanggan juga menjadi perhatian utama. Hingga kini, sebagian pesanan masih diantar sendiri demi memastikan kondisi makanan tetap baik saat diterima pelanggan.

Menurut Melati, pengalaman menggunakan jasa pengiriman pernah membuat bentuk makanan rusak sehingga mengecewakan pelanggan.

“Pernah pakai jasa kirim, tapi makanannya jadi rusak. Akhirnya lebih memilih diantar sendiri,” katanya.

Tak Mulus

Perjalanan usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus. Pada masa awal merintis usaha, Melati mengaku kerap mengalami penolakan saat menawarkan produk ke warung maupun calon pelanggan.

Selain itu, ia juga pernah mengalami kerugian karena makanan yang diproduksi tidak habis terjual. Namun kondisi tersebut justru dijadikan sarana promosi dengan membagikan produk kepada tetangga maupun calon pelanggan.

“Kalau tidak habis ya dibagikan saja. Anggap promosi supaya orang tahu rasanya,” ujarnya.

Kroket Mbak Lis kini dipasarkan mulai Rp3.000 per buah, baik dalam kondisi siap santap maupun makanan beku. Pemesanan sementara dilakukan melalui WhatsApp dan ke depan direncanakan kembali dipasarkan melalui e-commerce.

Melati menilai mental pantang menyerah menjadi modal penting bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang.

“Yang penting jangan menyerah dan jangan mengecewakan pelanggan,” katanya.

Tags: radio soloposSelasar UMKMUMKM Solokroket solo

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Berawal Dititipkan di Warung, Kroket Mbak Lis Bertahan Hampir 10 Tahun di Solo
  • Selasar UMKM: Pempek Cek Neni Andalkan Bahan Asli Palembang untuk Jaga Cita Rasa Premium
  • UMKM Grande 2026 Jadi Ajang Promosi Batik Metaflora Pekalongan ke Pasar Global
  • Pemkot Pekalongan Perkuat Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
  • BERUNI 2026 Diikuti 1.748 Pelari, Antusiasme Masyarakat Membeludak

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.