• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

1 Jemaah Wafat di Pesawat, Wali Kota Pekalongan Sambut Kepulangan Haji Kloter Pertama

Resna Salsabila

Abu Nadzib by Abu Nadzib
9 June 2026
in News
0
1 Jemaah Wafat di Pesawat, Wali Kota Pekalongan Sambut Kepulangan Haji Kloter Pertama

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid (kiri), menyambut jamaah haji kloter pertama Kota Pekalongan setibanya di Halaman GOR Jetayu, Selasa dini hari (9/6/2026). (Istimewa)

Radio Solopos, PEKALONGAN — Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, menyambut kepulangan jamaah haji kloter pertama Kota Pekalongan di Halaman GOR Jetayu, Selasa dini hari (9/6/2026).

Sebanyak lima bus yang mengangkut jamaah haji tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Wali Kota yang akrab disapa Aaf tersebut mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses kepulangan jamaah.

Namun, terdapat satu jamaah yang wafat dalam perjalanan pulang di pesawat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Alhamdulillah, untuk kloter pertama ini semuanya berjalan lancar. Ada lima bus yang mengangkut jamaah haji Kota Pekalongan. Memang ada satu jamaah yang wafat dalam perjalanan pulang dan sudah dijemput keluarganya. Sementara jamaah lainnya alhamdulillah tiba dengan selamat dan dalam kondisi baik,” ujar Aaf.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Pekalongan tidak menggelar penyambutan secara seremonial.

Kebijakan tersebut diambil agar para jamaah dapat segera berkumpul bersama keluarga setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

“Kami memahami para jamaah tentu ingin segera bertemu keluarga setelah menjalani ibadah haji dan perjalanan panjang. Karena itu, penyambutan dibuat sederhana agar mereka bisa langsung beristirahat dan berkumpul dengan keluarga,” katanya.

Aaf menilai ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan perjuangan besar, mulai dari masa tunggu keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.

“Menjadi haji itu perjuangannya tidak mudah. Ada antrean bertahun-tahun dan rangkaian ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik maupun mental. Ini mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan dalam beribadah,” jelasnya.

Ia berharap jamaah yang telah kembali dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing sekaligus membawa keberkahan bagi Kota Pekalongan.

“Mudah-mudahan seluruh jamaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta turut mendoakan Kota Pekalongan agar senantiasa aman, maju, dan diberkahi Allah SWT,” pungkasnya. (NA)

Tags: Wali Kota AafPemerintah Kota PekalonganJamaah Haji PekalonganHaji 2026Kloter Haji Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.