Radio Solopos, SOLO — Bisnis makanan bernama Teradisional mempersembahkan ide yang berbeda dengan menyatukan rasa autentik Jawa dan masakan Itali dalam satu meja.
Konsep ini muncul dari perkembangan usaha keluarga Gudeg Mbak Yus yang telah beroperasi di Kota Solo lebih dari tiga dekade.
Pemilik Teradisional, Tera, menyatakan dirinya adalah generasi penerus dari usaha keluarga ini meskipun tidak memiliki pendidikan khusus dalam dunia kuliner.
Dia mengungkapkan bahwa ia terinspirasi oleh usaha dan komitmen dari pendiri Gudeg Mbak Yus dalam membangun bisnis dengan penuh kebulatan hati.
Teradisional
Menurut Tera, gagasan untuk menghadirkan masakan Italia muncul saat ia menemukan lokasi usaha yang berada di area hidden gem dengan akses yang cukup menantang.
Kondisi tersebut mendorongnya untuk menawarkan sesuatu yang berbeda agar pelanggan tertarik datang.
“Tempat ini unik karena terletak di dalam gang dan berada di perkampungan, jadi saya merasa perlu menyajikan menu spesial agar bisnis ini memiliki daya tarik yang berbeda,” paparnya dalam talkshow Selasar UMKM Radio Solopos, Senin (29/6/26)
Walaupun tidak memiliki latar belakang di sektor kuliner, Tera belajar berbagai resep dan teknik memasak secara otodidak dari berbagai sumber, termasuk media digital.
Ia mengaku sempat merasa terbebani karena harus melanjutkan nama besar Gudeg Mbak Yus yang telah memiliki pelanggan setia selama puluhan tahun.
Namun, seiring waktu, ia mulai mencintai dunia kuliner dan berusaha mengembangkan inovasi tanpa meninggalkan identitas usaha keluarga.
Salah satu inovasi yang dihadirkan Teradisional adalah menyatukan menu gudeg dan pizza dalam satu tempat sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dalam satu keluarga.
“Anak-anak biasanya memilih pizza, sementara orang tua bisa menikmati gudeg. Jadi perbedaan selera bisa dipertemukan dalam satu meja,” kata Tera.
Pizza Autentik
Selain pizza autentik yang dimasak menggunakan tungku kayu, Teradisional juga menghadirkan berbagai menu hasil perpaduan budaya kuliner, seperti pasta sambal matah, pasta lombok ijo yang disajikan menggunakan bungkus daun pisang.
Konsep tersebut sempat menimbulkan keraguan dari sebagian pelanggan karena identitas Gudeg Mbak Yus yang sangat kuat sebagai kuliner tradisional khas Solo.
Meski demikian, Tera menyebut inovasi tersebut justru mendapatkan respons positif dari masyarakat dan mampu bertahan hingga empat tahun terakhir.
Dalam menjalankan usaha, Tera menekankan pentingnya menjaga kualitas rasa melalui pengawasan langsung dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas bagi seluruh karyawan.
Selain kualitas makanan, Teradisional juga mengedepankan pelayanan yang hangat dan ramah kepada pelanggan.
Ia berharap setiap pengunjung yang datang dapat merasakan suasana seperti berada di rumah sendiri.
Saat ini, menu yang menjadi favorit pelanggan di Teradisional masih didominasi oleh pizza, gudeg, dan ketan.
Ke depannya, Teradisional berencana menghadirkan berbagai inovasi menu baru dengan tetap mempertimbangkan selera masyarakat serta pengelolaan bisnis yang berkelanjutan.
