• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Jangan Abaikan Pertolongan Pertama Pada Gangguan Kesehatan Jiwa

Marketing by Marketing
12 October 2016
in News
0
Jangan Abaikan Pertolongan Pertama Pada Gangguan Kesehatan Jiwa

SoloposFM–Sekarang ini banyak terjadi kecelakaan yang mengharuskan kita untuk melakuka pertolongan pertama dengan cepat, namun pertolongan pertama yang cepat tidak melulu selalu dilakukan dengan orang yang mengalami masalah fisik saja, masalah kejiwaan dan mental ternyata juga membutuhkan pertolongan pertama agar kondisi kejiwaan tidak semakin memburuk.

Meskipun semua orang yang mengalami sangat membutuhkanya, namun pertolongan pertama masalah kesehatan jiwa masyarakat mungkin belum dikenal secara luas, imbuh ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dr Eka Viora, SpKJ.

Masalah gangguan ringan bila tidak ditangani akan menimbulkan gangguan jiwa berat seperti depresi, bipolar, atau skizofrenia. Karena takut stigma seseorang enggan mencari bantuan malah lebih memilih memendam masalah seperti dikutip dari health.detik.com Rabu (12/10/2016.

“Bantuan psikologis pertama tidak hanya dilakukan oleh profesional orang-orang awam juga bisa kita latih. Polisi bisa kita latih, pemadam bisa kita latih, satpam bisa kita latih,” ujar Eka saat ditemui pada konferensi pers Pekan Proyeksi Jiwa, Unika Atma Jaya, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Eka juga menambahkan “Pada kasus bullying, nah itu teman-teman sebaya harus punya kemampuan itu. Sama guru juga harus punya pengetahuan. Siapapun sebetulnya harus punya kemampuan untuk hal ini.”

Lalu bagaimanakah sebenarnya pertolongan pertama pada masalah kejiwaa ini? dr Eka menjelaskan pada intinya merujuk pada cara berinteraksi yang dianjurkan ke orang-orang dengan tekanan mental.
Contoh,jangan tanyakan pertanyaan yang bersifat menginterogasi, seperti menggali informasi pribadi dan menghakimi. Tunjukan empati dan hargai martabatnya.

Bila ingin lebih lanjut mempelajari hal ini, Eka mengatakan dapat datang ke unit-unit pelayanan psikologi. Dengan demikian ketika ada kerabat atau teman yang butuh dukungan seorang individu bisa memberikan bantuan lebih baik.
(Abdillah Tsani)

Tags: kesehatangangguan jiwapertolongan pertama

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Sambut HUT ke-23 PT MGM, Horison Aziza Solo Gelar Donor Darah dan Donasi Buku
  • Israel Tahan 7 WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza, Kecaman Mengalir
  • Hari Kebangkitan Nasional, Ketua DPRD Jateng Sumanto Soroti Pentingnya Meningkatkan Kualitas Demokrasi
  • Kesbangpol Solo: Kondisi Kota Stabil tapi Rawan, Anak Muda Jadi Kunci Menjaga Toleransi
  • Flavfour Hot Spicy Chicken Bidik Pasar Mahasiswa dengan Menu Pedas dan Harga Terjangkau

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.