• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

DINAMIKA 103 : Bahaya Skip Challenge

Redaksi by Redaksi
13 March 2017
in News
0
DINAMIKA 103 : Bahaya Skip Challenge

SoloposFM – Skip challenge di mana seseorang sengaja dibuat berhenti bernapas sejanak mulai marak dilakukan, terutama oleh para pelajar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pun melarang para siswa untuk melakukan tantangan semacam itu.

Mendikbud juga mengimbau para guru dan kepala sekolah memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah.

Mendikbud menambahkan perlu dipahami bagi para siswa bahwa permainan tersebut sangat membahayakan jiwa, baik jangka pendek ataupun jangka panjang.

Seperti diketahui, saat ini sedang viral video yang mempertunjukkan siswa melakukan tantangan skip challenge atau pass out challenge. Tantangan ini dilakukan dengan cara menekan dada sekeras-kerasnya selama beberapa waktu sehingga menyebabkan pelakunya kejang dan pingsan. Banyak siswa menganggap bahwa aktivitas tersebut merupakan pengalaman yang menegangkan dan menyenangkan.

Tetapi, tanpa disadari oleh para siswa, mereka pingsan karena asupan oksigen ke otak terhenti beberapa saat. Hal itu dapat menyebabkan kerusakan sel-sel otak dan berakibat fatal seperti terjadinya kerusakan otak atau kelumpuhan organ-organ vital lainnya.

Menanggapi hal tersebut Hadiwibo, salah seorang warga Solo mengirimkan pendapatnya melalui pesan singkat kepada SoloposFM “Pada waktu istirahat di sekolah, yang mengawasi siswa itu ketua kelas dan wakil ketua kelas.”

“Orang tua dan guru harus selalu mengawasi anak-anak, karena jaman sekarang mereka sangat mudah dipengaruhi hal-hal negatif. Apalagi di usia-usia anak dan remaja, rasa ingin tahu dan coba-coba masih sangat besar. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru menjadi yang utama bagi mereka.” tutur salah seorang warga bernama Dian, melalui pesan singkatnya.

Tema diatas telah diudarakan dalam Dinamika 103 edisi Senin (13/03/2017) . Berbagai tema terhangat disajikan dan dibahas dalam Dinamika 103 yang tayang setiap Senin-Sabtu pukul 08.00-09.00 WIB di Solopos FM. Masyarakat dapat berpartisipasi melalui SMS/WA 081226103103 atau telpon 0271-739367/739389.

[Nicken Kharisma]

Tags: skip challenge

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo
  • Pelantikan BWI Pekalongan Soroti Rendahnya Legalitas Aset Wakaf
  • Wawalkot Pekalongan Balgis Ajak Pasangan Jaga Keharmonisan, Edukasi Pernikahan Digencarkan
  • Dorong Peran Orang Tua, Pemkot Pekalongan Pantau Tumbuh Kembang Anak Secara Digital

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.