• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Direktur TI BPJS Kesehatan Supervisi Transformasi Digital di RS Indriati Boyolali

Damar Sri Prakoso by Damar Sri Prakoso
18 December 2025
in News
0
Direktur TI BPJS Kesehatan Supervisi Transformasi Digital di RS Indriati Boyolali

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, saat supervisi di Rumah Sakit Indriati Boyolali, Kamis (18/12/2025). (istimewa)

Radio Solopos, BOYOLALI – BPJS Kesehatan terus memperkuat transformasi digital layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui kegiatan supervisi yang dilakukan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, di Rumah Sakit Indriati Boyolali, Kamis (18/12/2025).

Supervisi ini bertujuan memastikan implementasi layanan kesehatan berbasis digital berjalan optimal serta memberikan kemudahan dan kecepatan akses layanan bagi peserta JKN.

Dalam kunjungannya, Edwin meninjau langsung sejumlah inovasi layanan digital yang telah diterapkan rumah sakit, mulai dari pemanfaatan aplikasi Mobile JKN, sistem antrean online, hingga integrasi layanan klaim dan rekam medis elektronik.

“Transformasi digital bukan sekadar soal teknologi, tetapi bagaimana layanan menjadi lebih mudah, cepat, dan memberikan pengalaman yang baik bagi peserta JKN. Dari yang saya lihat, RS Indriati Boyolali sudah menerapkan sistem dengan sangat baik,” ujar Edwin.

Ia mengapresiasi komitmen manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan. Edwin menilai penerapan antrean online membuat pelayanan lebih tertib dan efisien dibandingkan sistem konvensional sebelumnya, di mana peserta harus datang lebih awal meski nomor antreannya masih jauh.

Selain antrean online, BPJS Kesehatan juga mendorong implementasi berbagai inovasi digital lain, seperti Integrasi Sistem Klaim, E-Surat Eligibilitas Peserta (E-SEP), fingerprint dan face recognition, bridging farmasi, hingga E-Rekam Medis. Seluruh inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan sekaligus kepuasan peserta JKN.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan meningkatkan kualitas Program JKN. Dukungan serta kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan menjadi kunci agar layanan berjalan sesuai harapan, menuju Indonesia yang lebih maju,” tambah Edwin.

Sementara itu, Direktur RS Indriati Boyolali, Julita Ruli Titisari, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan BPJS Kesehatan. Menurutnya, transformasi layanan yang dilakukan rumah sakit sejalan dengan visi BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta.

“Peserta JKN merupakan mayoritas pengguna layanan di RS Indriati Boyolali. Untuk rawat jalan mencapai sekitar 70 persen, sementara rawat inap sekitar 85 persen. Ini menunjukkan Program JKN sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Julita.

Ia menegaskan komitmen RS Indriati Boyolali untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya bagi peserta JKN, agar pelayanan kesehatan yang diberikan tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga memuaskan.

Tags: bpjs kesehatanRS indriati boyolalitransformasi digitalProgram JKN

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.