Radio Solopos, PEKALONGAN — Kota Pekalongan optimistis meraih prestasi terbaik dalam Apresiasi Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Optimisme tersebut mengemuka setelah Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pekalongan, Inggit Soraya, mengikuti rapat koordinasi terkait pelaksanaan lomba yang diselenggarakan secara daring oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (4/6/2026).
Rapat koordinasi yang berlangsung secara virtual itu diikuti oleh seluruh perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Dari Kota Pekalongan, kegiatan tersebut diikuti di Ruang Tiga Negeri Setda Kota Pekalongan dan dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pekalongan, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA), serta perangkat daerah terkait yang membidangi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
Dalam rapat tersebut, Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah memaparkan tahapan pelaksanaan dan petunjuk teknis Apresiasi Lomba Posyandu Tahun 2026.
Penjelasan diberikan untuk memastikan seluruh peserta dapat mempersiapkan berbagai instrumen penilaian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Peserta lomba terdiri atas Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota, Tim Pembina Posyandu kecamatan terbaik, kelembagaan Posyandu desa terbaik, serta kelembagaan Posyandu kelurahan terbaik dari masing-masing kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Apresiasi Lomba Posyandu Tahun 2026 terbagi dalam dua kategori, yakni Lomba Tim Pembina Posyandu dan Lomba Posyandu Terbaik.
Tahapan penilaian meliputi seleksi administrasi, presentasi atau paparan inovasi, penilaian lapangan dan verifikasi, hingga penilaian akhir serta penetapan pemenang melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah.
Inggit mengatakan pihaknya akan mempersiapkan seluruh tahapan secara maksimal agar Kota Pekalongan dapat meraih hasil terbaik dalam ajang tersebut.
“Kami bersama seluruh tim akan berusaha semaksimal mungkin agar Kota Pekalongan mendapatkan hasil dan predikat terbaik dalam Apresiasi Lomba Posyandu Tingkat Jawa Tengah Tahun 2026,” ujarnya.
Berbagai Inovasi
Menurut Inggit, kesiapan Kota Pekalongan didukung berbagai inovasi dan penguatan kelembagaan Posyandu yang selama ini terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Apresiasi ini menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan Kota Pekalongan memiliki tanggung jawab untuk terus menunjukkan praktik terbaik dalam penyelenggaraan Posyandu karena telah ditunjuk sebagai daerah percontohan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Jawa Tengah.
“Kota Pekalongan telah ditunjuk sebagai percontohan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kami optimistis sekaligus termotivasi untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan bahwa Posyandu di Kota Pekalongan mampu menjadi model pelayanan yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Tim Pembina Posyandu, perangkat daerah terkait, kader Posyandu, dan masyarakat, Kota Pekalongan optimistis dapat menorehkan prestasi sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar bagi masyarakat.
