• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Macam-Macam Gangguan Jiwa (Seri II)

Marketing by Marketing
24 January 2018
in News
0
Macam-Macam Gangguan Jiwa (Seri II)

SoloposFM –  Gangguan jiwa tanpa kita sadari perlahan bisa terjadi pada siapa saja disekitar kita. Tuntutan kehidupan yang penuh tekanan yang tidak diimbangi dengan ketahanan mental seseorang dapat menciptakan tekanan dalam diri yang memicu stres berat. Kondisi ini menjadi sangat umum sebagai penyebab gangguan jiwa. Kondisi gangguan jiwa ini akan semakin memburuk apabila tidak segera diatasi. Berikut ini merupakan macam macam gangguan jiwa, dihimpun radio.solopos.com dari berbagai sumber:

Gangguan Somatoform

Gangguan somatoform ini merupakan kondisi dimana penderita merasakan nyeri atau sakit pada dirinya, namun secara medis setelah diperiksa, kondisi pasien normal. Rasa sakit yang dialami merupakan ilusi yang berasal dari diri sendiri dan sebenarnya tidak nyata.

Psikopat

Jenis gangguan jiwa satu ini merupakan gangguan yang erat muncul dalam tokoh fiksi dalam film. Psikopat digambarkan sebagai seorang gangguan jiwa yang memiliki obsesi mengerikan dan merugikan orang orang disekitarnya. Orang dengan gangguan psikopat tidak memiliki empati, tidak tanggungjawab dan hanya peduli terhadap keinginan dan kesenangan pribadinya. Perilaku merugikan yang disebabkan psikopat dianggap hal yang menyenangkan baginya dan tidak ada rasa menyesal.

Psikopat sangatlah cerdas dan mampu mempelajari sekitarnya dengan baik untuk memenuhi kebutuhannya, egois, tidak berperasaan, mudah emosi dan mendendam, penuh dengan trik pintar, suka membuat masalah. Namun orang dengan psikopat ini sangat pintar menyembunyikan dirinya dalam masyarakat. Mereka cenderung suka sendirian dan bersosial hanya untuk kebutuhannya.

Anorexia Nervosa

Anorexia nervosa merupakan suatu kondisi merasa badannya gemuk dan selalu ingin kurus dan kurus, meskipun secara nyata tubuhnya sudah ideal atau bahkan dibawah angka ideal. Penderita selalu merasa tidak puas dengan berat badannya dan menjadi cemas dan depresi. Penderita pada akhirnya membatasi makan dengan sangat ekstrim. Pada akhirnya banyak penderita anorexia yang menjadi kekurangan gizi dan bentuk tubuh menjadi tampak buruk karena sangat jauh dari angka ideal. Kondisi ini juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme tubuh yang berdampak pada kematian.

Anti Sosial

Gangguan ini yaitu gangguan dimana penderita takut pada sekelompok orang atau berinteraksi dengan orang lain. Gangguan kepribadian ini dikenal juga dengan sociopathy. Penderita biasanya memiliki sifat tidak empati, suka menghina orang lain merasa orang lain dibawahnya, sinis, sifat acuh tak acuh, agresif, dan tidak bisa beradaptasi dalam masyarakat.

Self Injury

Penderita dengan gangguan self injury cenderung ingin melukai dirinya sendiri dan dapat membahayakan nyawanya sendiri. Hal ini dilakukan karena penderita merasa apabila dia melukai tubuhnya maka rasa sakit emosionalnya juga teratasi. Penderita dengan gangguan ini memiliki tingkat agresifitas yang tinggi, hipersensitif, membenci dirinya sendiri, kesulitas mengendalikan emosi, dan dipicu oleh stres berat.

Bulimia Nervosa

Bulimia nervosa duah sangat akrab didengar. Kondisi gangguan ini menyatakan seorang penderita yang makan sangat banyak namun kemudian secara sengaja dimuntahkan kembali. Beberapa sumber menyebutkan hal tersebut dilakukan karena ketakutan akan menjadi gemuk. Makanan masuk ke saluran pencernaan dan diambil sarinya saja untuk energi dan kemudian dimuntahkan. Namun anggapan tersebut belum tentu sepenuhnya efektif dan justru menimbulkan banyak kerugian dan dampak negatif bagi tubuh.[Meissy Intan Permatasari]

https://dosenpsikologi.com/macam-macam-gangguan-jiwa

Tags: gangguan jiwamacam gangguan jiwagangguan jiwa manusia

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Hadiri Halal Bihalal Pasbata, Gubernur Jateng Ingatkan Soal Bijak Memilih Informasi
  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.