Radio Solopos, BOYOLALI — Arus kendaraan menuju Kota Solo mulai mengalami peningkatan signifikan menjelang Idulfitri 1447 H/2026.
PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat lebih dari 37.000 kendaraan masuk ke Kota Solo melalui Gerbang Tol (GT) Ngemplak, Boyolali, pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran, yakni 11–16 Maret 2026.
Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, mengatakan lalu lintas kendaraan pada H-5 Lebaran masih didominasi kendaraan pribadi atau Golongan I.
“Pada periode H-10 sampai dengan H-5 Idulfitri, total kendaraan yang melintas melalui GT Ngemplak, baik masuk maupun keluar, mencapai 66.728 kendaraan. Angka ini meningkat sekitar 2% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 65.215 kendaraan,” ujar Mery seperti dikutip radio.solopos.com dari rilisnya, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan lonjakan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada H-5 atau 16 Maret 2026 dengan total 51.077 kendaraan.
Kondisi tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik.
Sementara itu, volume kendaraan yang keluar melalui seluruh gerbang tol di ruas Solo–Ngawi meliputi GT Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur, dan Ngawi tercatat sebanyak 146.720 kendaraan pada periode yang sama.
Jumlah tersebut masih berada 6% di bawah kondisi normal yang mencapai 138.012 kendaraan.

Dalam mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas, PT JSN mengoptimalkan layanan operasional di sepanjang ruas Tol Solo–Ngawi.
Langkah yang dilakukan antara lain penambahan petugas di gerbang tol untuk mempercepat transaksi, pengoperasian Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta peningkatan layanan di rest area, termasuk pengaturan parkir dan kebersihan fasilitas.
“PT JSN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama periode arus mudik dan balik Idulfitri. Kami memastikan kesiapan petugas, optimalisasi gardu transaksi, serta kelayakan seluruh fasilitas pendukung,” kata Mery.
Selain itu, koordinasi juga ditingkatkan bersama kepolisian dan mitra kerja guna menjaga kelancaran lalu lintas serta keselamatan pengguna jalan.
Seluruh layanan pendukung, seperti rest area, derek, dan informasi lalu lintas, disiagakan selama 24 jam.
PT JSN juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan saldo uang elektronik, serta bahan bakar sebelum perjalanan.
Pengendara diminta beristirahat apabila lelah dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas.
Informasi terkini terkait lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui layanan One Call Center 24 jam di nomor 133 serta aplikasi Travoy 4.1 pada perangkat iOS dan Android.
Dengan peningkatan arus kendaraan yang mulai terjadi sejak H-5 Lebaran, pengguna jalan diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan dan menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.
