• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pemprov Jateng bakal Relokasi Ratusan Warga Korban Tanah Bergerak di Brebes

Abu Nadzib by Abu Nadzib
24 April 2025
in News
0
tanah bergerak brebes gubernur ahmad luthfi

Kondisi salah satu rumah yang rusak dan ambles sedalam 3 meter akibat tanah bergerak di Dukuh Krajan, Desa Mendala, Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (22/4/2025). (Antara/Oky Lukmansyah)

Radio Solopos – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana merelokasi warga yang menjadi korban tanah bergerak di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, beberapa hari lalu.

“BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] sudah turun, Baznas sudah turun. Kami akan melakukan relokasi. Tempatnya sudah ada tinggal membangun,” ujar Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, seperti dikutip Radio Solopos dari Espos.id, Kamis (24/4/2025).

Luthfi menjelaskan kepala daerah setempat akan mengendalikan di wilayah. Untuk sementara, warga masih berada di tempat pengungsian.

“Jadi nanti akan kami geser selama rumahnya belum jadi, warga berada di tempat pengungsian,” jelas Luthfi.

Sebagai informasi, bencana tanah bergerak mengakibatkan seratusan rumah warga di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes rusak.

Bencana tersebut diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian itu membuat ratusan jiwa mengungsi.

Fenomena itu melanda di empat dukuh di Kecamatan Sirampog, Kamis (17/4/2025). Sebanyak ratusan jiwa mengungsi hingga Senin (21/4/2025).

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jateng, Muhammad Chomsul, menjelaskan bencana dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan pergerakan tanah dengan sudut kemiringan mencapai 60 derajat.

“Mahkota longsor berada di Dukuh Krajan RT 05 RW 03, dengan arah bidang luncur ke barat laut mengarah ke Kali Pedes,” kata Chomsul, Senin sore.

BPBD Jateng terus melakukan penanganan darurat, termasuk mendirikan dapur umum serta melakukan asesmen dampak kerugian.

Kebutuhan dasar seperti makanan, selimut, tikar, kasur lipat, serta keperluan khusus bayi dan balita masih menjadi prioritas utama.

Tags: tanah bergerakbrebes jawa tengahgubernur Ahmad Luthfi

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Hadiri Halal Bihalal Pasbata, Gubernur Jateng Ingatkan Soal Bijak Memilih Informasi
  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.