• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pentingnya Pemenuhan Protein untuk Tumbuh Kembang Anak

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
in Lifestyle
0
Pentingnya Pemenuhan Protein untuk Tumbuh Kembang Anak

Ilustrasi contoh protein nabati dan hewani (sumber freepik)

Radio Solopos – Tercukupinya protein pada tumbuh kembang anak adalah hal yang penting dan harus diperhatikan. Anak- anak memerlukan gizi yang cukup, kekurangan protein bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan ini disampaikan oleh dokter spesialis gizi klinik dari Universitas Indonesia Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK(K).

“Dampak kekurangan protein yaitu gangguan kesehatan, hambatan tumbuh kembang hingga stunting,” kata Luciana.

Anak yang tidak mendapat protein yang cukup rentan terhadap penyakit dikarenakan imunitas yang menurun. Oleh karena, anak-anak harus mendapatkan asupan protein sesuai kebutuhan, baik dari sumber protein hewani maupun nabati.

Luciana megatakan anak dianjuran mengonsumsi protein nabati batita 10 persen dari isi piring sedangkan pada balita dianjuran 35 persennya.

Program makan siang gratis yang dicanangkan pemerintah harus mencukupi pemenuhan protein mereka. Dengan adanya program ini diharapkan bisa menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi masalah konsumsi protein penduduk Indonesia.

Menurut data, konsumsi protein masyarakat Indonesia termasuk yang rendah apabila dibandingkan dengan penduduk negara Asia Tenggara lainnya.

Disampaikan oleh Badan Pusat Statistik pada Maret 2023, konsumsi protein hewani dan nabati penduduk Indonesia rata-rata masih 62,3 gram per kapita per hari.

Sedangkan untuk perbandingannya , konsumsi protein per kapita per hari penduduk Kamboja sudah 63,3 gram, Thailand sebanyak 66,5 gram, Filipina sebanyak 73,1 gram, Myanmar sebanyak 78,3 gram, Malaysia sebanyak 89,1 gram, dan Vietnam sebanyak 94,4 gram.

Padahal apabila menilik tentang kekayaan sumber daya, Indonesia tidak kalah dari negara-negara tersebut lalu di mana letak permasalahannya dan solusi terbaik apa yang harus pemerintah pikirkan lagi.

Sumber : Antara

Tags: pentingnya proteintips tumbuh kembang anak

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo
  • Pelantikan BWI Pekalongan Soroti Rendahnya Legalitas Aset Wakaf

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.