• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Puri, Camilan Populer Pakistan Yang Terimbas Inflasi

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
23 August 2022
in News
0
Puri Pakistan

Roti pipih goreng (puri), camilan yang populer, murah dan lezat bagi warga Pakistan dan India. (Foto : Grid)

SoloposFM, Roti pipih goreng atau puri merupakan camilan yang populer, murah dan lezat bagi kebanyakan warga Pakistan. Namun inflasi yang melonjak membuat warga harus mengencangkan ikat pinggang mereka. Puri, yang banyak dijajakan di kaki lima, serta berbagai penganan manis maupun gurih lainnya, ikut menjadi korban inflasi.

Biro Statistik Pakistan mengumumkan pada tanggal 1 Agustus lalu, inflasi harga konsumen mencapai 24,9 persen pada bulan Juli, angka tertinggi dalam 14 tahun. Dalam hal puri, harganya kini naik dua kali lipat.

Tanveer Ahmed, salah seorang pelanggan kedai kaki lima mengatakan, “Dulu puri seharga 20 rupee (Pakistan) ($0,09), dan sekarang harganya 40 rupee ($0,18). Sebelumnya, saya akanbisa menyantap hingga empat puri (dalam sekali makan) sekaligus, tetapi sekarang saya harus puas hanya dengan satu atau dua.”

Pendapatan per kapita Pakistan saat ini atau penghasilan rata-rata warga dalam setahun adalah $1.666 menurut Biro Statistik. Angka itu belum mengalami perubahan.

Mohammad Javed Abbasi, pemilik kedai pinggir jalan yang menjual roti puri mengatakan, “Inflasi jelas telah membuat perubahan dalam bisnis kami, bagi semua orang. Jumlah pelanggan kami menurun, jumlah orang yang mengonsumsi puri halwa juga jauh lebih sedikit.”

Ia memperkirakan setengah dari jumlah pelanggan tetapnya bahkan sudah tidak datang lagi.

Baca juga : Wilujengan Wiwit Mbako Panen Kopi, Prosesi Yang Dimeriahkan Sajian Seribu Tumpeng dan Ingkung

 

Kenaikan Harga Pangan

 

Fazal Rehman, seorang warga, mengatakan, “Sebelumnya, saya dapat makan di kedai ini dua atau tiga kali sebulan. Saya juga biasanya membeli untuk dibawa pulang bagi keluarga saya. Kini saya hanya pergi ke sini sebulan sekali.”

Tingginya harga puri mencerminkan kenaikan harga bahan baku dalam 12 bulan terakhir. Harga tepung terigu naik tujuh persen, biaya listrik naik 52 persen sementara harga minyak goreng mengalami kenaikan tajam sebesar 72 persen, menurut Biro Statistik.

 

puri pakistan
Roti Puri (Foto : Best Recipe)

Kenaikan harga meluas hingga ke bahan makanan seperti sayuran dan susu. Hal itulah yang membuat kebanyakan orang tidak memiliki kelebihan uang untuk membeli jajanan kaki lima.

Farrukh Shaad, seorang pelanggan kaki lima mengatakan, “Inflasi yang begitu tinggi telah menghancurkan kelas menengah. Karena inflasi, harga bahan makanan naik dan uang kami habis hanya untuk membeli bahan makanan. Puri halwa yang biasanya dapat kami santap setiap hari, kini hanya bisa dilakukan sesekali saja.”

Walau jumlah pelanggan berkurang, bisnis kaki lima yang berada di pinggir jalan kota pelabuhan Karachi yang luas, terus berlangsung. Mereka tetap membuat roti puri bagi warga yang masih mampu untuk membelinya.

Baca juga : Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus, Tradisi Tahun Baru Hijriyah

www.radio.solopos.com/buka-luwur-kanjeng-sunan-kudus-tradisi-tahun-baru-hijriyah/23203/

 

Tags: Purikuliner pakistan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Hadiri Halal Bihalal Pasbata, Gubernur Jateng Ingatkan Soal Bijak Memilih Informasi
  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.