• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Syariah Hotel Solo Racik 5 Kreasi Jamu Modern untuk Tamu Hotel

Resna Salsabila

Abu Nadzib by Abu Nadzib
2 June 2026
in News
0
Syariah Hotel Solo Racik 5 Kreasi Jamu Modern untuk Tamu Hotel

Sejumlah tamu dan panitia meninjau stan UMKM jamu pada Festival Jamu Nusantara di Syariah Hotel Solo, Sukoharjo, Sabtu (30/5/2026). (Istimewa)

Radio Solopos, SUKOHARJO — Syariah Hotel Solo menyiapkan lima resep inovasi jamu sebagai bagian dari upaya mengenalkan jamu kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Festival Jamu Nusantara yang digelar di area Syariah Hotel Solo, kompleks Lorin Solo Hotel, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Syariah Hotel Solo, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo, serta Gabungan Pengusaha (GP) Jamu Jawa Tengah itu bertujuan memperkuat branding jamu sebagai ikon Kabupaten Sukoharjo sekaligus mendorongnya menembus pasar internasional.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo, Sumarno, mengatakan hotel menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan jamu kepada wisatawan, termasuk tamu mancanegara.

“Kami ingin jamu tidak hanya dikonsumsi di lokal oleh tamu domestik, tetapi juga dapat dinikmati tamu mancanegara. Cara yang paling mudah adalah bekerja sama dengan hotel karena hotel dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan begitu, jamu dapat diperkenalkan sebagai welcome drink,” ujarnya saat konferensi pers di sela Festival Jamu Nusantara.

Peserta mengikuti lomba fashion anak dalam rangkaian Festival Jamu Nusantara di Syariah Hotel Solo, Sukoharjo, Sabtu (30/5/2026). (Istimewa)

Menurut Sumarno, Kabupaten Sukoharjo memiliki 2.513 pelaku UMKM jamu yang terdiri atas penjual jamu gendong, jamu keliling, warung jamu, penggilingan jamu, pedagang jamu racikan, hingga pengusaha jamu instan.

Ia menambahkan pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas produk jamu agar dapat masuk ke berbagai sektor usaha, termasuk industri perhotelan.

Inovasi Jamu

Hotel Manager Syariah Hotel Solo, Joko Susilo, mengatakan tren minuman fungsional yang berkembang saat ini menjadi inspirasi lahirnya berbagai kreasi baru berbahan dasar jamu.

Menurutnya, Syariah Hotel Solo telah mengembangkan lima resep perpaduan kopi dan jamu yang berpotensi menjadi produk unggulan hotel sekaligus sarana promosi jamu kepada masyarakat.

“Tren tahun 2026 adalah functional coffee. Kami mencoba membuat mixologi kopi dan jamu. Kami memiliki lima resep mixologi kopi dan jamu yang bisa kami branding dan jual kepada masyarakat,” ujarnya.

Lima resep tersebut meliputi Kopi Jahe Merah, Es Kunyit Latte, Kopi Temulawak Tonic, Wedang Kopi Secang, dan Kopi Beras Kencur Frappe. Menu-menu tersebut dirancang agar jamu tampil lebih modern dan mudah diterima berbagai kalangan.

Joko berharap inovasi tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi jamu sebagai minuman sehari-hari sekaligus memperluas pasar produk herbal Indonesia.

Sasar Generasi Muda

Direktur Eksekutif GP Pengusaha Jamu Jawa Tengah, Stefanus Handoyo Saputro, mengatakan peringatan Hari Jamu Nasional tidak hanya bertujuan melestarikan warisan budaya, tetapi juga mendorong Indonesia menjadi pusat herbal dunia.

Selain itu, pihaknya ingin mengubah persepsi generasi muda terhadap jamu melalui berbagai inovasi rasa dan penyajian.

“Kami ingin menjadikan jamu sebagai gaya hidup generasi muda. Banyak anak muda yang belum mengenal manfaat jamu. Kami ingin menunjukkan bahwa jamu tidak selalu pahit, tetapi juga bisa memiliki rasa yang manis dan disukai,” ujarnya.

Ketua PHRI Sukoharjo, Omma Nuryanto, menambahkan hotel-hotel di Sukoharjo selama ini telah bekerja sama dengan pelaku UMKM, termasuk dalam penyediaan jamu sebagai minuman sambutan bagi tamu.

Festival Jamu Nusantara juga diramaikan berbagai kegiatan, mulai dari yoga bersama, lomba mewarnai, lomba fesyen anak, hingga pameran produk UMKM jamu.

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo yang kemudian meninjau stan UMKM sebelum secara simbolis membuka kegiatan melalui minum jamu bersama.

Tags: Syariah Hotel SoloFestival Jamu NusantaraUMKM Jamu SukoharjoIndustri PerhotelanInovasi JamuHari Jamu Nasional ke-18

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Syariah Hotel Solo Racik 5 Kreasi Jamu Modern untuk Tamu Hotel
  • Siswi Asal Solo Emmanuella Raih Gelar Putri Remaja Jawa Tengah 2026
  • Selasar UMKM: Konsistensi Rasa Jadi Kunci Ellia Kitchen Bertahan di Bisnis Kuliner
  • Dirut BPJS Kesehatan: Olahraga dan Pola Makan Bisa Menekan Risiko Penyakit Kronis
  • Swiss-Belhotel Solo Salurkan Daging Kurban untuk Perkuat Hubungan dengan Warga

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.