Radio Solopos, KARANGANYAR — Pemerintah Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah meluncurkan “Local Culinary Colomadu” di halaman kantor kecamatan setempat, Minggu (21/6/2026) malam lalu.
Kegiatan yang selanjutnya berlangsung tiap malam itu merupakan upaya menghidupkan kembali aktivitas UMKM sekaligus menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat dan anak muda.
Program tersebut merupakan pengembangan dari konsep sebelumnya yakni Dapur Kecamatan yang dinilai mulai mengalami penurunan aktivitas pedagang maupun pengunjung dalam beberapa waktu terakhir.
Berbeda dengan sebelumnya, kini kulineran malam di Kantor Kecamatan Colomadu itu dikelola oleh kalangan anak muda.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Transmigrasi dan ESDM Kabupaten Karanganyar, Sriono Budi Santoso menyampaikan, revitalisasi dilakukan agar halaman kecamatan kembali ramai dan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“Beberapa waktu terakhir aktivitas di Dapur Kecamatan mulai menurun. Pedagang yang hadir tidak banyak, pengunjung juga belum maksimal. Karena itu kami mencoba melakukan inovasi dan perubahan konsep. Kami melakukan kurasi pedagang dan sudah terisi penuh 18 pedagang. Yang perlu kami garis bawahi bahwa lapak pedagang ini semuanya gratis alias tidak menyewa,” ujar Sriono yang juga mantan Camat Colomadu tersebut, dalam rilis yang dikutip redaksi radio.solopos.com, Kamis (25/6/2026).
Generasi Muda
Edo, panggilan akrab Sriono, menjelaskan konsep baru tidak hanya menghadirkan kuliner tetapi juga melibatkan generasi muda melalui berbagai kegiatan kreatif dan hiburan musik.
Menurutnya, keterlibatan anak muda menjadi salah satu strategi untuk menarik lebih banyak pengunjung ke kawasan tersebut.
“Kami ingin ada ruang bagi anak muda untuk tampil, baik melalui musik maupun kegiatan kreatif lainnya. Ke depan juga akan ada fasilitas-fasilitas tambahan agar semakin menarik,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah pedagang lama tetap diberi kesempatan berjualan. Di sisi lain, pemerintah kecamatan juga membuka peluang bagi pedagang baru, khususnya kalangan muda di wilayah Colomadu.
Selain aktivitas ekonomi, kegiatan yang digelar setiap malam di lokasi tersebut adalah live music berbagai genre.
“Harapannya UMKM di halaman Kecamatan Colomadu ini benar-benar bisa hidup dan bisa berjalan dengan baik, sing rawuh banyak. Ada tampilan musik yang bervariasi untuk anak muda sehingga pengunjung benar-benar merasakan perbedaan dari yang dulu,” lanjut Edo.
Setelah melalui sejumlah rapat dan diskusi bersama berbagai pihak, konsep Local Culinary Colomadu akhirnya resmi diluncurkan dengan mengusung tema pemberdayaan UMKM.
Pemerintah kecamatan berharap keberadaan Local Culinary Colomadu mampu meningkatkan geliat usaha mikro di wilayah tersebut serta menjadi destinasi kuliner baru bagi masyarakat.
“Harapannya UMKM di sini benar-benar hidup, pengunjung semakin banyak, dan para pedagang bisa menjalankan usahanya dengan baik. Ke depan variasi kegiatan dan sajian juga akan terus dikembangkan,” pungkasnya.
Untuk informasi lebih lanjut tentang ini, masyarakat bisa menghubungi salah satu panitia, Caca di nomor 088266266266.
