Radio Solopos, PEKALONGAN — Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengapresiasi semangat anggota BPC KJNI Kota Pekalongan yang tetap aktif berkegiatan meski mayoritas telah berusia di atas 60 tahun.
KJNI kependekan dari Komunitas Jalan Nordic Indonesia. Jalan nordic (nordic walking) adalah olahraga jalan kaki yang menggunakan dua tongkat khusus (seperti tongkat ski) untuk melatih seluruh tubuh, bukan hanya kaki.
Aktivitas yang berasal dari Finlandia ini menggerakkan hampir 90% otot tubuh—termasuk lengan, bahu, dan inti—serta membakar lebih banyak kalori dan lemak dibandingkan jalan kaki biasa.
Apresiasi Wali Kota Pekalongan tersebut disampaikan saat pengarahan persiapan menghadapi Lomba JNAI 2026 di Prambanan yang digelar di Guest House Kota Pekalongan, Rabu (13/5/2026).
Wali Kota yang akrab disapa Aaf itu menilai semangat kebersamaan dan silaturahmi yang terus dijaga para anggota KJNI menjadi teladan positif bagi masyarakat.
“Ini ternyata luar biasa ya, anggota KJNI Kota Pekalongan rata-rata usia sudah 60 tahun ke atas, tapi tetap semangat, tetap silaturahmi. Mudah-mudahan beliau-beliau panjang umur dan tetap sehat terus,” ujar Aaf.
Menurutnya, semangat para anggota KJNI patut dicontoh karena tetap aktif dan menjaga solidaritas meski sebagian besar telah memasuki masa pensiun.
Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan rutin dapat berjalan lancar hingga pelaksanaan Lomba JNAI 2026 di Prambanan pada 26–27 September mendatang.
Selain mengejar hasil terbaik dalam lomba, Aaf menekankan pentingnya kegiatan yang memberi manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar.
“Yang penting bapak ibu semuanya tetap berkegiatan, manfaat untuk diri sendiri minimal, dan manfaat untuk orang lain maupun warga masyarakat,” katanya.
Aaf berharap semangat kebersamaan anggota KJNI Kota Pekalongan tetap terjaga dan seluruh rangkaian persiapan menuju lomba dapat berjalan lancar.
