• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Benarkah Uang Sarang Virus Corona?

Redaksi by Redaksi
21 March 2020
in News
0
Benarkah Uang Sarang Virus Corona?

SoloposFM, Covid-19 atau virus Corona dapat menyebar melalui cairan yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi, seperti saat mereka batuk atau bersin. Cairan tersebut yang kemudian bisa menempel di berbagai macam area permukaan.

China, tempat asal penyebaran dari Covid-19 atau virus Corona sendiri melakukan strategi pencegahan lanjutan dengan membersihkan uang-uang yang beredar, menggunakan disinfektan, sinar UV dan suhu tinggi, serta memusnahkan uang yang berpotensi menjadi penyebaran infeksi Covid-19. Uang yang berpotensi menjadi penyebaran Covid-19 atau virus Corona adalah yang berasal dari rumah sakit dan pasar tradisional. Uang tersebut lalu disimpan untuk disterilkan selama 14 hari sebelum kembali dibagikan ke masyarakat.

Hal ini dikarenakan uang bisa berpindah dari satu tangan ke banyak tangan lainnya setiap hari sehingga uang menjadi salah satu benda yang paling sering tersentuh.

Seperti dikutip Detik.com dari Business Insider, menurut Rachel Graham, seorang ahli epidemologi di University of North Carolina, permukaan halus dan tidak keropos seperti meja, gagang pintu, dan uang logam dapat membawa virus lebih baik dan membuatnya dapat hidup lebih lama.

“Uang koin atau logam akan menularkan virus lebih baik daripada uang kertas, tetapi ini seharusnya tidak menjadi masalah besar,” kata Rachel. “Aturan dasar sebenarnya adalah menganggap uang kotor, karena memang demikian. Terlalu banyak tangan yang menyentuhnya,” tambahnya.

Bahan dasar pembuat uang yaitu katun 75% dan linen 25%, membuat uang menjadi salah satu benda yang memiliki pertumbuhan bakteri tinggi. Selain itu ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa uang sangatlah kotor. Salah satu penelitian pada 2010 menemukan bahwa uang kertas di Amerika Serikat mengandung 10 mikroba bakteri per cm persegi, lebih tinggi dari Australia atau Selandia Baru.

Apapun alat pembayaran yang Anda gunakan, baik uang tunai atau memakai kartu kredit atau debit, Anda tetap harus mencuci tangan setelah menyentuhnya. Apalagi di saat ini ketika virus Corona sudah menyebar ke berbagai belahan dunia. Jika memungkinkan, gunakan metode cashless sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang tunai ke manapun kamu pergi.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: tipscoronacovid 19uang kertas

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo
  • Pelantikan BWI Pekalongan Soroti Rendahnya Legalitas Aset Wakaf
  • Wawalkot Pekalongan Balgis Ajak Pasangan Jaga Keharmonisan, Edukasi Pernikahan Digencarkan
  • Dorong Peran Orang Tua, Pemkot Pekalongan Pantau Tumbuh Kembang Anak Secara Digital
  • Berawal dari Isoman Covid-19, Nutribox Dapur Racik Kini Layani Hingga 200 Porsi per Hari

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.