• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Kebiasaan Buruk Setelah Makan yang Menganggu Kesehatan (Bagian 2)

Redaksi by Redaksi
10 June 2020
in News
0
Tips Atasi Stres di Era New Normal

SoloposFM, Kebiasaan buruk setelah makan dapat mempengaruhi kesehatan. Kebiasaan buruk setelah makan harus segera dihindari agar tubuh tetap sehat. Minum air putih setelah makan adalah salah satu kebiasaan baik yang bisa Anda terapkan secara rutin.

Berikut dikutip dari Liputan6.com tentang kebiasaan buruk setelah makan.

 

Olahraga

Kebiasaan buruk setelah makan selanjutnya adalah olahraga. Olahraga setelah makan bisa menimbulkan ketidaknyamanan seperti, asam lambung naik, cegukan, mual, peningkatan risiko trauma, kejang, hingga nyeri perut atas.

Oleh karena itu, sebelum berlahraga Anda harus mengatur asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi makanan sebelum berolahraga, dapat membuat Anda merasa lesu, serta dapat membuat perut terasa tidak nyaman.

Setidaknya tunggu sekitar dua jam setelah makan untuk berolahraga atau Anda bisa melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga.

 

Mandi

Kebiasaa buruk setelah makan yang juga patut diperhatikan adalah mandi. Suhu tubuh setelah makan mengalami penurunan. Namun, jika diteruskan dengan mandi sesaat setelah makan, maka kondisi suhu tubuh akan naik.

Hal ini akan menyebabkan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang. Hal ini membuat fungsi lambung akan melemah dan menyebabkan sistem pencernaan menjadi kacau.

Minum Air Dingin

Tidak ada ahli gizi yang menganjurkan untuk minum es setelah makan. Hal ini disebabkan oleh pengaruh makanan yang tidak dapat dicerna akibat bertemu dan menggumpalnya sari makanan dengan air es.

Sebaiknya ganti kebiasaan minum es setelah makan dengan minum air hangat. Selain menyegarkan, minum air hangat dapat membantu penyerapan sari-sari makanan lebih baik.

 

Melonggarkan Ikat Pinggang

Kebiasaan buruk setelah makan selanjutnya adalan melonggarkan ikat pinggang. Meski seringkali kita merasa nyaman, namun melonggarkan ikat pinggang justru memperburuk keadaan lambung.

Hal ini berakibat pada turunnya lambung akibat tekanan dalam perut yang diturunkan. Selain itu, melonggarkan ikat pinggang setelah makan juga dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: tips

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • DPRD Solo Soroti Ketimpangan Kinerja hingga Infrastruktur, Desak Reformasi Menyeluruh Pemkot
  • 66% Lulusan Terserap Kerja, Politeknik Assalaam Mantap Menuju Universitas di 2027
  • Hadiri Halal Bihalal Pasbata, Gubernur Jateng Ingatkan Soal Bijak Memilih Informasi
  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.