• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Rayakan Tahun Baru Islam dengan Rekaman Nahawand

Redaksi by Redaksi
21 August 2020
in News
0
Rayakan Tahun Baru Islam dengan Rekaman Nahawand

SoloposFM, Bangsa Indonesia dan umat Islam seluruh dunia kembali peringati Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah pada 20 Agustus 2020. Dalam momentum ini yang juga merupakan milad 111 tahun Hijriah Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo mengukir sejarah. Mereka melakukan perekaman Nagham Nahawand, di Lokananta, meskipun di tengah pandemi Covid-19, Rabu (19/8/2020).

“Muhammadiyah melalui Dikdasmen Solo ingin berkontribusi bagi umat, bangsa dan kemanusiaan dengan karya merawat bacaan al Qur’an bersama Lokananta,” ujar Muqorrobin, pembina al Islam Kemuhammadiyahan Dikdasmen Solo.

Tergetnya, Majelis Dikdasmen Solo dapat mengembangkan “Delapan Maqamat Quraniyyah”. Naghom adalah vocal suara indah tunggal (tanpa diiringi alat musik), dan tidak terikat dengan not balok dan khusus dipergunakan untuk Tazyin As-Shout bi tilawah Al-Qur’an.

Implementasi nagham sebagai unsur estetika dalam bacaan Alquran sudah tumbuh sejak periode awal Islam. Di antara delapan varian nagham seperti Bayyati (Husaini), Sika, Shoba (Maya), Rasta alan nawa, Hijazi (Hijaz), Jiharkah, Nahawand (Iraqi), dan Banjaka (Rakbi).

“Muhammadiyah Solo kembangkan Nahawand dan berbeda serta menjadi ciri khas. Tapi berguna dan bisa dimanfaatkan umat dan masyarakat umumnya tidak untuk kalangan sendiri. Harapan ke depan, Insya Allah dengan qadarullah kita kembangak delapan nagham Alquran,” imbuh Muqorrobin.

Tingkatan seni baca Al-Qur’an yaitu mu’allam seni baca al-Qur’an dasar, murottal seni baca al-Qur’an lanjutan, dan mujawwad seni baca al-Qur’an yang menggunakan nada rendah sedang dan tinggi dengan irama yang khusus.

“Al Hamdulillah, bisa mengikuti tashih ini bersama ustaz Drs H Muqorrobin, Drs H Muchsin al Rasyid Hakam al Faruq, dan Sogi Agung Sanoto. Kegiatan diperkuat Assesmen Marketing Lokananta, N. Andi Kusuma beserta staf Sriyono. Setidaknya dengan adanya upaya keras untuk merekam bisa dijadikan literasi dan bahan pembelajaran jarak jauh,” tambah Jatmiko, Pegiat Humas Tahsin.

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: pendidikancoronacovid 19

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Tampil Beda, Kulineran Malam di Kantor Kecamatan Colomadu Kini Digawangi Anak Muda
  • Batik Vilya Hadirkan Batik Kontemporer untuk Menarik Minat Generasi Muda
  • Segera Daftar! Radio Solopos Gelar Pelatihan Public Speaking dan Ngevlog Keliling Kota Solo
  • 100 Siswa SMP Dilatih Ciptakan Desain Batik Berbasis AI di Pekalongan
  • DPRD Pekalongan Soroti Implementasi Empat Raperda Usai Disetujui Bersama Pemkot

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.