• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Membedah Sisi Menarik Rumah Tradisional Di Korea Selatan

Redaksi by Redaksi
27 January 2022
in News
0
Membedah Sisi Menarik Rumah Tradisional Di Korea Selatan

Dekoruma

SoloposFM, Pada artikel sebelumnya, kita sudah pernah membahas mengenai beragam kesenian tradisional dari Korea Selatan. Namun, kali ini kita akan membahas sisi menarik dari rumah tradisional di Korea Selatan yang mungkin belum kalian ketahui.

Dilansir dari laman 99daykorean, perlu kalian ketahui bahwa tidak semua orang dapat memiliki rumah di sana, salah satu faktornya karena harga rumah di Korea sudah terlampau mahal.

Kalian bisa mengunjungi daerah Gwanghwamun, di Seoul jika ingin melihat bangunan perpaduan antara gedung modern dengan istana tradisional.

Baca juga : Ragam Kesenian Korea Selatan Yang Harus Sobat Tahu!

 

Istana Gwanghwamun seringkali menjadi tujuan destinasi wisata turis karena bangunan tersebut merupakan istana tradisional Korea yang masih terjaga hingga sekarang. Turis seringkali menyusuri area istana mengenakan hanbok yang merupakan pakaian tradisional Korea.

 

Rumah Tradisional Korea

 

Hanok merupakan sebutan nama rumah tradisional di Korea Selatan. Pertumbuhan perekonomian yang terlampau cepat membuat negara yang memiliki nama lain negeri ginseng tersebut menjadi salah satu negara maju di kawasan Asia.

Karena perkembangan itu, semakin banyak orang-orang yang berasal dari luar Korea yang akhirnya menetap di sana. Selain itu, perkembangan Korean Pop juga menjadikan salah satu alasan banyaknya turis asing yang tertarik untuk menetap di Korea.

Hal tersebut menjadikan harga lahan di sana terlampau mahal serta semakin naik dari tahun ke tahun. Warga lokal pun tidak bisa mendirikan rumah di sembarang tempat, sehingga banyak yang memilih untuk tinggal di apartemen.

Cara berpikir orang Korea modern juga masih mempertimbangkan bahwa rumah harus dibangun di daerah perbukitan, sehingga mereka dapat menerima lebih banyak menerima sinar matahari.

Rumah tradisional Korea biasanya terdiri dari dua bagian yaitu, sayap luar dan sayap dalam. Penggunaan ‘sayap’ pada bagian rumah tergantung pada kekayaan yang ada dari pihak keluarga. Secara umum, hal ini juga mengacu pada seberapa besar ukuran rumah tersebut.

 

Baca juga : Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Korea Selatan 

 

Golongan Menengah Ke Atas dan Ke Bawah

 

Korea Tourism Organization Indonesia Article

 

Pada ‘sayap’ bagian dalam, mencangkup ruang tamu, dapur, serta aula tengah. Keluarga menengah atas biasanya memiliki banyak kamar pada tata bagian ini. Sementara itu pada keluarga menengah ke bawah, biasanya menggunakan sayap pada bagian luar sebagai tempat untuk ternak mereka.

Kayu, tanah liat, ubin, serta batu bata menjadi bahan dasar yang tidak luput dari pembangunan rumah ini. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa orang Korea sendiri tidak melestarikannya hingga saat ini.

Untuk penghangat lantai (ondol), tidak hanya terdapat pada rumah saja, namun juga terdapat pada apartemen jenis modern. Penghangat tersebut biasanya menggunakan gas yang dipanaskan untuk menghasilkan efek hangat pada lantai.

 

Penulis  : Amara Verisa 

Editor : Avrilia Wahyuana

Tags: koreaRumah Tradisional Di Korea Selatanrumah tradisional

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat Pajak 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.