• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Berkat TMMD, Warga Rejosari Jatisrono Wonogiri Terbebas dari Krisis Air Bersih

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
22 October 2023
in News
0
Berkat TMMD, Warga Rejosari Jatisrono Wonogiri Terbebas dari Krisis Air Bersih

Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Widi Prasetijono (berjalan di depan) hadir pada penutupan program TMMD Reguler ke-118 di Desa Rejosari, Jatisrono, Wonogiri, Kamis (19/10/2023). (solopos.com)

Radio Solopos – TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Reguler ke-118 Kodim 0728/Wonogiri sudah selesai dan resmi ditutup dengan upacara di Lapangan Desa Rejosari, Jatisrono, Wonogiri, Kamis (19/10/2023).

Berkat program itu, warga Desa Rejosari, Jatisrono, Wonogiri, kini bisa bernapas lega karena akhirnya terbebas dari masalah krisis air bersih yang melanda setiap musim kemarau.

Program pembangunan infrastruktur program TMMD itu menelan anggaran senilai total Rp2,3 miliar. Kepala Desa Rejosari, Surat, mengatakan ada 12 program pembangunan fisik dalam program TMMD Reguler di Desa Rejosari.

Semua program itu dirasakan dan dimanfaatkan warga desa secara langsung. Salah satu program yang paling berdampak yaitu penyediaan sarana dan prasarana air bersih di Dusun Kambu berupa sumur dan pipanisasi.

Setidaknya ada dua rukun tetangga (RT) dengan 26 keluarga di Dusun Kambu, Rejosari, Jatisrono, Wonogiri, yang tidak lagi mengalami krisis air bersih saat kemarau seperti sekarang ini.

“Biasanya, kalau kemarau, warga dusun itu kekurangan air bersih karena memang sulit menemukan sumber air bersih,” kata Surat dilansir solopos.com, Jumat (20/10/2023).

Surat menyebut program TMMD Reguler ke-188 ini menelan anggaran senilai Rp2,3 miliar yang bersumber dari APBD Wonogiri senilai Rp1,628 miliar, APBD Provinsi senilai Rp231 juta, dan swadaya masyarakat senilai Rp454 juta.

Selain penyediaan sarana dan prasarana untuk mengatasi krisis air bersih, pembangunan fisik lain dalam program TMMD di Rejosari, Wonogiri, berupa pembangunan jalan beton sepanjang 702 meter dan lebar 3 meter di Dusun Jegoh.

Selain itu juga pembangunan jalan beton sepanjang 81 meter dan lebar 3 meter di Dusun Rejosari. Sejumlah jembatan yang semula rusak akibat diterjang banjir dan berumur tua pun menjadi sasaran pembangun fisik TMMD.

Salah satu jembatan yang dibangun itu berada di Dusun Pencil yang sudah terputus sejak 20 tahun lalu. Jembatan sepanjang tujuh meter dan lebar enam meter itu cukup vital karena menghubungkan antardusun dan desa sekaligus.

Kemudahan Akses Produk Pertanian

“Jembatan lain sebenarnya ada yang bisa dilewati tetapi lebih jauh,” kata Surat saat dihubungi Solopos.com, Minggu (24/9/2023).

Surat melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan itu akan berdampak pada kemudahan akses pengiriman komoditas pertanian warga ke Jatisrono.

Selama ini warga desa yang mayoritas mata pencahariannya sebagai petani kerap terkendala akses jalan untuk membawa hasil pertanian dari ladang atau kebun mereka.

Dia menambahkan program TMMD itu juga merehab satu rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga. Dua rumah ibadah, musala dan gereja di Dusun Pencil juga direhab.

Menurut dia, tanpa bantuan dari berbagai pihak, terutama program TMMD, sulit bagi pemerintah desa mewujudkan pembangunan berskala besar seperti itu.

Panglima Daerah Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Widi Prasetijono, berdasarkan siaran pers yang diterima solopos.com, mengatakan TMMD Reguler itu bisa menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD Reguler yang telah dikerjakan selama lebih kurang sebulan itu dinilai telah dilaksanakan dengan baik.Hal itu terbukti dengan semua elemen masyarakat, termasuk ibu-ibu desa turut membantu menyelesaikan pembangunan fisik.

Program ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam pemerataan pembangunan sehingga berdampak pada pemerataan kesejahteraan warga sampai di desa-desa.

“Kami berterima kasih kepada para prajurit, anggota Polri, pemerintah daerah dan masyarakat yang telah bahu membahu menyelesaikan TMMD Reguler ke-118 2023 ini,” kata dia.

 

Tags: wonogiritmmdtni membangun desa

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Selasar UMKM: Murni Kembangkan You2Me di Tengah Popularitas Susu Shi Jack
  • Selasar Radio Solopos: Sri Kayu Furni Fest 2026 Angkat Mebel Lokal ke Pasar Nasional
  • Asia Hotel Solo Tawarkan Paket Pernikahan Mulai Rp19 Juta
  • Perumda Air Minum Toya Wening Kota Solo Siapkan Langkah Antisipasi Kekeringan
  • Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa, Hampir Sentuh Jumlah Penduduk Indonesia

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.