• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tetap Berinvestasi Walaupun Nilai Tukar Rupiah Melemah

Wahyu Panji by Wahyu Panji
26 November 2024
in Lifestyle
0
Tetap Berinvestasi Walaupun Nilai Tukar Rupiah Melemah

Investasi di saat rupiah melemah (foto : sikapiuangmu.ojk.go.id)

Radio Solopos, EKONOMI BISNIS – Selama sepekan terakhir, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terpantau mengalami pelemahan. Saat ini, nilai tukar Rupiah pun terpantau mulai mendekati level Rp 16.500 per US$.

Namun, pelemahan nilai tukar yang dirasakan sebagai mimpi buruk bagi Indonesia, nyatanya bisa menjadi momentum yang baik bagi beberapa pihak. Sebagian emiten atau perusahaan yang memiliki pendapatan Dolar dan pengeluaran berdenominasi Rupiah, atau yang berorientasi ekspor tentu diuntungkan karena fenomena ini.

Pengusaha sekaligus mantan Menteri Perdagangan Indonesia, Rachmat Gobel pernah mengatakan kondisi saat kurs Rupiah melemah dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak ekspor sebanyak-banyaknya. Para pebisnis dengan orientasi ekspor seperti produk kerajinan tangan menikmati peningkatan ekspor akibat kurs Rupiah yang rendah, produk yang mereka pasarkan di pasar global menjadi lebih murah relatif terhadap produk dari negara lain sehingga mereka bisa meningkatkan volume penjualan. Selain itu, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang digaji dengan Dolar juga menikmati peningkatan pendapatan relatif.

Sobat Solopos, kalian juga bisa memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar Rupiah untuk mulai berinvestasi, tentunya dengan cara yang legal dan sesuai dengan peraturan pemerintah. Cara untuk berinvestasi saat Rupiah melemah yaitu,

1. Berinvestasi di Saham dan Reksa Dana

Pelemahan Rupiah secara tidak langsung memberikan dampak negatif ke kondisi keuangan masyarakat akibat peningkatan harga di pasar terutama untuk produk impor. Namun, di sisi lain momentum ini bisa menjadi kesempatan Sobat Solopos untuk mulai berinvestasi, yaitu melalui saham dan reksa dana. Jika pelemahan kurs juga diikuti dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal, maka sebenarnya saat ini adalah momentum yang tepat untuk berinvestasi karena harga instrumen investasi yang juga turun.

Sobat Solopos bisa mulai berinvestasi dengan membeli saham atau reksa dana saat harga instrumen tersebut turun, lalu menjualnya kembali saat nilai tukar Rupiah dan IHSG kembali menguat dan harga instrumen investasi terkoreksi.

2. Membeli Emas

Bila Sobat Solopos ingin mencari investasi yang menguntunkan dalam jangka panjang, emas merupakan salah satu instrument yang bisa diandalkan. Walaupun kurs Rupiah melemah, harga emas tetap stabil. Naik turunnya harga emas memang tidak dapat diprediksi, mungkin saja saat Rupiah melemah harga emas naik dan mungkin saja sebaliknya. Namun, perubahan harga emas lebih stabil disbanding naik turunnya harga saham.

Emas dianggap menjadi pilihan investasi tepat dan aman saat Rupiah melemah. Namun, investasi emas termasuk investasi jangka panjang, yang berarti kalian baru bisa merasakan keuntungannya jika sudah berinvestasi di instrumen ini lebih dari lima tahun

3. Menabung di Surat Utang Negara (SUN)

Pemerintah Indonesia untuk pertama kalinya menerbitkan surat utang bagi investor ritel melalui Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Hanya dengan Rp 5 juta, kalian bisa berinvestasi di ORI. SUN adalah jenis investasi aset yang tidak bergantung terhadap kurs Dolar. SUN merupakan instrumen investasi yang tepat di tengah penurunan kurs Rupiah saat ini. Selain memiliki return yang lebih besar daripada deposito, SUN juga memiliki keunggulan dari sisi keamanan karena risiko yang lebih minim dibandingkan obligasi korporasi, saham, dan reksa dana.

Tags: sahaminvestasi amanreksa danarupiah melemah

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Podcast Pustaka Berbicara: LKKS Hadir, Kenali, Pahami, dan Kolaborasi
  • 120 Tahun Kota Pekalongan: Momentum Bertahan, Berbenah, dan Berkelanjutan
  • Ada Keterbasan Anggaran hingga Bencana, Pemkot Pekalongan Fokus Pelayanan dan Inovasi
  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.