Radio Solopos, SEMARANG — Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Capaian tersebut diraih di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, mulai dari kebakaran Gedung Sekretariat Daerah hingga penanganan banjir akibat tanggul jebol.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, kepada Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, di Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah, Banyumanik, Semarang, Kamis (11/6/2026).
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah tersebut.
“Alhamdulillah, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Kota Pekalongan, mulai dari kebakaran Gedung Setda pada Agustus 2025 hingga penanganan banjir akibat tanggul jebol, Pemerintah Kota Pekalongan tetap mampu mempertahankan opini WTP,” ujarnya.
Menurut Balgis, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa roda pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah tetap berjalan secara akuntabel meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak mudah.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah yang tetap menjaga kualitas penyusunan laporan keuangan serta tata kelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.
Selain menjadi indikator pengelolaan keuangan yang baik, opini WTP juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pengelolaan keuangan.
Balgis menegaskan, prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.
“Terima kasih kepada Sekretaris Daerah beserta seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyusunan LKPD Tahun Anggaran 2025 sehingga Kota Pekalongan kembali meraih opini tertinggi dari BPK RI,” katanya.
Raihan tahun ini sekaligus menandai keberhasilan Kota Pekalongan mempertahankan opini WTP selama 11 tahun berturut-turut sejak Tahun Anggaran 2015. (NA)
