• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Sering Merasakan Kram di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengurangi Rasa Nyerinya!

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
in Lifestyle
0
Sering Merasakan Kram di Malam Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengurangi Rasa Nyerinya!

Ilustrasi kram ketika malam hari (sumber foto freepik)

Radio Solopos – Kram otot dapat terjadi kapanpun, bahkan ketika tidur. Ketika kram otot – otot akan menengang dan menyebabkan nyeri pada bagian tubuh. Hal seperti ini bisa menurunkan kualitas tidur seseorang.

Dikutip dari Channel News Asia, kram kaki pada malam hari ketika ingin atau saat tidur merupakan hal yang cukup umum. Setidaknya sekitar 30 persen orang dewasa mengalami lima kali kram kaki dalam rentan waktu satu bulan.

“Kram terjadi saat serat otot terlalu tereksitasi, sering kali disebabkan oleh impuls saraf yang tidak terarah atau kadar elektrolit yang tidak memadai, seperti kalium, kalsium, atau magnesium yang diperlukan untuk kontraksi otot normal,” kata Dr. Ang Mu Liang, konsultan bedah ortopedi di Woodlands Health, National Healthcare Group.

Kram otot biasanya terjadi karena dua penyebab yaitu kelelahan dan ketidakseimbangan elektrolit akibat aktivitas. Namun, untuk penyebab kram di malam hari hipotesis utamanya karena transisi dari tidur gerak mata cepat (REM) ke tidur non-REM.

Zachary Poon Qi Jing, seorang fisioterapis senior di Rumah Sakit Umum Sengkang di Singapura mengatakan, “Selama tidur REM, hipotesisnya bahwa kita memiliki tonus otot yang rendah (ketegangan pada otot saat istirahat) dan selama fase transisi ke tidur non-REM, peningkatan tonus otot secara tiba-tiba dapat mengakibatkan kram otot.”

Beberapa tips untuk mengurangi rasa nyeri ketika kram yaitu dengan beristirahat sejenak dari segala aktivitas, memijat perlahan bagian yang nyeri, merendam kaki dengan air hangat lalu mengompresnya dengan air dingin juga bisa mengurangi rasa nyeri, dan mengonsumsi makanan serta yang kaya kalium dan isotonik.

Sumber : Antara

Tags: penyebab kram otot ketika malam haricara mengurangi nyeri kram

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • DPRD Solo Soroti Ketimpangan Kinerja hingga Infrastruktur, Desak Reformasi Menyeluruh Pemkot
  • 66% Lulusan Terserap Kerja, Politeknik Assalaam Mantap Menuju Universitas di 2027
  • Hadiri Halal Bihalal Pasbata, Gubernur Jateng Ingatkan Soal Bijak Memilih Informasi
  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.