• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Fakta atau Mitos Kipas Angin dan Mandi Malam Dapat Menjadi Penyebab Pneumonia?

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
26 November 2024
in Lifestyle
0
Fakta atau Mitos Kipas Angin dan Mandi Malam Dapat Menjadi Penyebab Pneumonia?

Ilustrasi paru-paru yang terjangkit bakteri dan virus (Sumber freepik)

Radio Solopos – Dokter spesialis anak subspesialis respirologi lulusan Universitas Indonesia (UI) mengungkapkan bahwa penggunaan kipas angin dan mandi malam bukanlah penyebab langsung seseorang dapat terkena radang paru atau pneumonia.

Pneumonia adalah peradangan akut di alveoli yang disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus, bakteri, dan parasit.

“Kipas angin bukan penyebab langsung dari penyakit pneumonia, tapi, bisa jadi media untuk memperluas transmisi penularannya,” kata dr. Wahyuni Indawati, Sp.A (K) dalam temu media di Jakarta, Minggu.

Streptococcus Pneumoniae menjadi penyebab yang paling banyak ditemui dalam kasus pneumonia bakterial pada anak-anak, hal ini disampaikan langsung oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada November 2016.

Wahyuni menjelaskan kipas angin hanya bersifat sebagai perantara, bila kipas disinggahi bakteri dan diputar di ruangan yang tertutup berpotensi menyebar dan menempel di berbagai sudut.

Sedangkan untuk mandi malam tidak ada penelitian yang membahas tentang hal tersebut. Wahyuni mengatakan mandi malam hanya dapat mengubah suhu tubuh secara drastis, apalagi bila daya tahan tubuh sedang lemah maka akan lebih rentan terjangkit penyakit.

Pemberian vaksin konjugat pneumokokus (PCV) terbukti dapat mengurangi beban penyakit pneumonia. Dalam vaksinisasi PCV15 juga direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sebagai perlindungan tambahan terhadap bakteri pneumokokus.

Sumber : Antara

Tags: penyebab pneumonia

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Jelang Bulan Bung Karno, Ketua DPRD Jateng Sumanto Gerakkan Warga Tanam Pohon di Lereng Gunung Lawu
  • Jadi yang Terbaik, SMPN 7 Solo Wakili Kota Bengawan ke LCCM 2026 Tingkat Pemprov Jateng
  • Berawal dari Bonus Snack, Kroket Solo Sinten Kini Raup Omzet Belasan Juta per Bulan
  • Bunda Literasi Pekalongan Dorong Penulis Muda Angkat Budaya Lokal
  • Bunda PAUD Kota Pekalongan Perkuat Silaturahmi Bersama Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.