Radio Solopos, PEKALONGAN — Bunda Literasi Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, memberikan pengarahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal 2026 di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan mendorong lahirnya penulis baru yang mampu mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal melalui karya tulis.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut terbilang tinggi. Dari kuota 50 peserta, tercatat sebanyak 96 pendaftar dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, hingga masyarakat umum.
“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada teman-teman yang sudah mengikuti bimtek ini. Harapannya, kegiatan ini dapat menambah semangat sekaligus menghasilkan karya nyata dari penulis baru Kota Pekalongan,” ujar Inggit.
Ia menekankan pentingnya mengangkat potensi lokal, seperti tradisi, cerita rakyat, wisata, hingga kuliner khas Pekalongan agar semakin dikenal luas sekaligus tetap lestari.
“Melalui tulisan, kita dapat mengangkat nama Kota Pekalongan sekaligus melestarikan budaya agar tetap dikenal generasi mendatang dan masyarakat luas,” tambahnya.
Dorong Lahirnya Karya Literasi Berkualitas
Sementara itu, Kepala Dinarpus Kota Pekalongan Ghufron Faza menjelaskan tema budaya lokal dipilih agar peserta mampu menghadirkan identitas dan kekhasan Pekalongan melalui karya literasi yang berkualitas.
Menurut dia, peserta dipilih melalui seleksi tulisan pendahuluan oleh tim juri dan narasumber.
“Setelah pelatihan ini, kami berharap karya peserta dapat disempurnakan hingga nantinya bisa dibukukan dan diterbitkan secara resmi,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan budaya literasi di Kota Pekalongan semakin berkembang serta mampu melahirkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya lokal.
