• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ketua DPRD Jateng: Pancasila Jangan Hanya Dihafal Tapi Diamalkan!

Adv

Abu Nadzib by Abu Nadzib
7 November 2025
in News
0
wawasan kebangsaan ketua dprd jateng sumanto

Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto saat menggelar kegiatan Pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme di Restoran Kebon Dalem, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (Istimewa)

Radio Solopos, KARANGANYAR – Pancasila tidak hanya cukup dihafal tapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai Pancasila yang harus dihayati tersebut meliputi kebhinekaan, persatuan, serta pelestarian budaya bangsa.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto saat menggelar kegiatan Pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme di Restoran Kebon Dalem, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.

Acara tersebut diikuti para peserta dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Karanganyar.

Sumanto menekankan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan bagi kader muda GMNI.

“Anak muda penerus perjuangan bangsa perlu memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme. Generasi muda bakal menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, generasi muda Indonesia menghadapi tantangan besar.

Dunia kini seolah tanpa batas. Informasi datang sangat cepat dan globalisasi membuat budaya asing mudah masuk. Maka yang terjadi, nilai-nilai kebangsaan sering kali terlupakan.

“Dalam situasi seperti ini, wawasan kebangsaan dan nasionalisme penting untuk menjadi sikap moral dan penguat jati diri bangsa,” ungkapnya.

Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto saat menggelar kegiatan Pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme di Restoran Kebon Dalem, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. (Istimewa)

Menurutnya, wawasan kebangsaan bukan sekadar pemahaman tentang simbol negara, tetapi cara pandang yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Sumanto mengungkapkan, Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat.

Namun keberagaman yang kita miliki bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu.

Bagi generasi muda, lanjutnya, semangat kebangsaan harus menjadi napas perjuangan. Sebab di tangan kaum muda, masa depan bangsa dipertaruhkan.

Pemuda yang berwawasan kebangsaan akan mampu berpikir kritis tanpa kehilangan arah, serta berani bersikap tanpa meninggalkan etika.

“Cinta Tanah Air ini tak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, inovasi, dan kontribusi positif di berbagai bidang. Mahasiswa, aktivis, dan generasi muda progresif harus menjadi pelopor perubahan yang berlandaskan pada ideologi Pancasila dan semangat nasionalisme,” katanya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, wawasan kebangsaan mengajarkan nilai-nilai dasar seperti gotong royong, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas tinggi, dan mampu menjadi pemimpin masa depan yang berjiwa nasionalis dan humanis.

“Yang tak kalah penting, wawasan kebangsaan dan nasionalisme adalah benteng bagi generasi muda agar tak tercerabut dari akar budaya sendiri, dan mampu berperan aktif dalam membangun bangsa,” paparnya. (Adv/*)

Tags: pancasilasumantoketua dprd jatengwawasan kebangsaan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.