Radio Solopos, SOLO – Keluarga besar Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) kembali berduka.
Setelah mantan Wakil Rektor Prof Dr. Syamsul Bakri berpulang kurang dari tiga bulan lalu, UIN Surakarta kembali kehilangan seorang guru besar.
Mantan Rektor Prof. Dr. Drs. H. Imam Sukardi, M.Ag. meninggal dunia karena sakit di RS UNS pada Senin (17/11/2025) lalu.
Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menyampaikan duka mewakili seluruh sivitas akademika kepada keluarga Imam Sukardi.
Ia menyebut semasa hidupnya Imam Sukardi merupakan sosok yang sangat berdedikasi pada tugasnya sebagai seorang pengajar sekaligus abdi negara.
Rektor juga mendoakan semoga almarhum Imam Sukardi mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dengan diterima seluruh amalannya dan diampuni dosa-dosanya.
“Kami semua yang ada di sini bersaksi bahwa Prof. Imam Sukardi adalah orang yang baik. Beliau adalah sosok pengajar, dosen yang benar-benar berdedikasi untuk menjalankan tugasnya. Tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga abdi negara yang turut membangun pondasi UIN Raden Mas Said Surakarta hingga bisa sampai seperti ini. Sebagian besar hidupnya dihabiskan di sini hingga menjadi seorang guru besar,” ucapnya seperti dikutip Radio Solopos dari laman resmi UIN Surakarta, Selasa (18/11/2025).
Imam Sukardi merupakan Guru Besar dalam ranting ilmu kepakaran Filsafat di UIN Surakarta. Almarhum pernah menjabat sebagai pimpinan, yaitu Ketua STAIN Surakarta periode 2010—2011 dan Rektor IAIN Surakarta periode 2011—2015.
Setelah melepas jabatannya sebagai Ketua STAIN dan Rektor IAIN Surakarta, Imam Sukardi menjalankan tugasnya sebagai dosen di bawah naungan Program Studi (Prodi) Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Surakarta.
