Radio Solopos – ratusan pedagang dan warga sekitar Pasar Ampel Boyolali mengikuti cek kesehatan gratis bertajuk Panadol Klinik Cekatan, persembahan Panadol dan Radio Solopos (Solopos Media Group/SMG), Selasa (25/11/2025).
Pemeriksaan mencakup tekanan darah, gula darah, asam urat, dan Kolesterol. Peserta juga dapat berkonsultasi dengan dokter secara virtual setelah pemeriksaan.
Sejak pukul 07.00 WIB, peserta memadati tenda merah yang berada di halaman pasar. Mereka mendaftar, menjalani pemeriksaan, konsultasi dokter, hingga menerima resep di meja apotek.
Sambil menunggu giliran, peserta dihibur organ tunggal dan mendapat edukasi kesehatan dari tenaga medis. Peserta juga berkesempatan membawa pulang doorprize berupa perangkat elektronik.
Warga Candi Ampel yang juga pedagang rempeyek, Sumirah, 68, mengaku senang.
“Saya sangat jarang melakukan cek kesehatan karena ya sudah sibuk di pasar. Dengan adanya cek kesehatan gratis ini tentu sangat membantu bagi pedagang pasar,” kata dia.
Sumirah mengatakan ada pula konsultasi dokter. Ia mengaku sering pusing dan vertigo, dan hasil pemeriksaan menunjukkan asam urat cukup tinggi.
“Sama yang vertigo ya kalau merasakan suruh istirahat dan minum obat,” kata dia.
Pedagang lainnya, Taufiq Mashuri, 54, mengikuti pemeriksaan untuk mengetahui kondisi tubuhnya.
“Saya sebenarnya menerapkan pola hidup sehat dan pola makan. Tapi kadang tetap pas kondisi badan turun, ya lemas dan pusing. Harapannya kegiatan seperti ini diperbanyak di pasar-pasar,” jelas dia.
Staf Pemdes Gladagsari, Dwi Purwanti, 30, juga mengapresiasi kegiatan ini.
“Kadang kan kalau cek kesehatan ke rumah sakit atau puskesmas selain ada pembayaran juga memakan waktu. Saya ikut tes dan alhamdulillah hasilnya normal,” kata dia.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan di desa yang diadakan bulanan sering kali hanya didampingi kader posyandu. Kehadiran tenaga medis dan dokter virtual dalam kegiatan ini sangat membantu.
“Bagi saya memang lebih tahu penyakit lebih awal agar kita bisa mencegahnya dibandingkan harus mengobati atau tahu setelah sakit. Semoga saja seperti ini sering diadakan untuk masyarakat umum dan langsung jemput bola,” kata dia.
Perwakilan Radio Solopos, bagian dari SMG, Iwan Buwono, menjelaskan kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang nyeri dan penanganannya dengan Panadol.
“Pemeriksaan kesehatan ini gratis dan tidak wajib beli produk. Jika hasilnya normal, bisa langsung pulang,” kata dia.
Kegiatan Panadol Klinik Cekatan digelar dua hari, Selasa-Rabu (25-26/11/2025) dengan doorprize utama kulkas.
“Kami laksanakan di pasar selain karena ingin memperkenalkan varian baru Panadol dengan kemasan 1 strip isi empat, dulu kan 10 buah, juga untuk memberikan kesempatan kepada pedagang pasar memeriksa kesehatan gratis dan dekat dengan tempat mereka mencari rezeki,” kata dia.
Sumber : Espos
