• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Gagal Panen karena Tanah Kurang Subur, Ketua DPRD Jateng Imbau Petani Pakai Pupuk Organik

Abu Nadzib by Abu Nadzib
10 December 2025
in News
0
gagal panen pupuk organik ketua dprd jateng sumanto

Ketua DPRD Jateng Sumanto berkunjung ke produsen pupuk hayati cair dan pestisida organik, PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY, belum lama ini. (Istimewa)

Radio Solopos, SLEMAN – Banyaknya gagal panen padi di sejumlah tempat salah satunya dikarenakan tanah yang mulai kehilangan kesuburannya.

Karena itu, Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong petani memaksimalkan penggunaan pupuk organik dalam proses budidaya pertanian.

Penggunaan pupuk organik, menurut dia, merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Hal tersebut diungkapkan Sumanto saat berkunjung ke produsen pupuk hayati cair dan pestisida organik, PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY, belum lama ini.

Politisi PDIP tersebut mengungkapkan, selain menyuburkan tanah, pupuk organik juga menekan biaya produksi.

Menurutnya, sebagian besar petani belum menyadari jika ketergantungan pada pupuk kimia bisa merusak struktur tanah dalam jangka panjang.

Akibatnya, produksi hasil pertanian justru bisa menurun.

“Jika terus-menerus mengunakan pupuk kimia, lama-lama sawahnya jadi tidak subur dan ke depan jadi ketergantungan, pemberian pupuk kimianya harus terus ditambah,” ujarnya.

Pupuk Kimia

Ia menambahkan, pemerintah pernah menggenjot produksi beras demi swasembada pangan dengan memacu penggunaan pupuk kimia seperti urea.

Namun strategi tersebut dapat mengurangi kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Maka, ia mengajak petani mulai menggunakan pupuk organik agar kualitas lahan terjaga dan hasil panen lebih stabil.

Ketua DPRD Jateng Sumanto berkunjung ke produsen pupuk hayati cair dan pestisida organik, PT Indoraya Mitra Persada 168 di Kabupaten Sleman, DIY, belum lama ini. (Istimewa)

Ia mendorong petani memulainya secara bertahap. Campuran pupuk organik dan pupuk kimia dalam kadar yang lebih seimbang bisa menjadi langkah awal.

“Penggunaan pupuk organik sudah dilakukan nenek moyang kita sejak dulu. Mereka membawa kotoran ternak ke sawah sebagai pupuk kandang sehingga jadi subur. Sekarang kalau petani tak pakai pupuk kimia rasanya kurang marem,” ujarnya.

Lebih lanjut Sumanto mengatakan, produksi pertanian organik di Jateng mempunyai prospek bagus jika mendapat dukungan dari petani, pemerintah, pihak swasta, hingga konsumen.

Terlebih pertanian organik kini mulai dikenal luas masyarakat seiring dengan maraknya tren hidup sehat.

“Produk pertanian organik selama ini identik dengan nilai ekonomis yang tinggi. Kualitasnya premium. Selain untuk konsumsi dalam negeri, peluang untuk ekspor juga terbuka lebar,” katanya.

PT Indoraya Mitra Persada 168 sendiri merupakan produsen pupuk hayati cair, pestisida organik, hingga pembenah tanah.

Produsen tersebut juga menjual berbagai drone untuk menyemprotkan pupuk dan menanam bibit tanaman. (ADV/*)

Tags: sumantoketua dprd jatengpupuk organikpertanian jateng

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Politeknik Assalaam Siap Bertransformasi Menjadi Universitas pada Tahun 2027
  • Pemkot Solo Siapkan Pembatasan Sampah ke Putri Cempo, Pengolahan Dimulai dari Rumah Tangga
  • Mitra10 Solo Baru Tawarkan Solusi Bangun Rumah Tanpa Ribet
  • Kokola Luncurkan Kukis Black, Perkuat Diferensiasi Produk di Tengah Persaingan Pasar
  • Fokus Kualitas Layanan, BPJS Kesehatan Bersama Fasilitas Kesehatan Dukung JKN Berkelanjutan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.