Radio Solopos, PEKALONGAN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Pekalongan, Jawa Tengah dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan yang digelar di Monumen Djoeang 45, Jumat (1/5/2026), dihadiri Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, Wakil Wali Kota Balgis Diab, Forkopimda, serta perwakilan pekerja dan pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Balgis Diab yang bertindak sebagai pembina apel, menekankan pentingnya keterlibatan aktif pekerja dalam membangun hubungan industrial yang sehat.
Ia menyebut, rangkaian kegiatan seperti apel bersama dan istighosah menjadi simbol kebersamaan antara pekerja dan pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin tidak hanya menciptakan suasana harmonis tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan pekerja.
“Hari ini pekerja ikut membantu mengadakan acara ini. Momentum apel bersama serta dilanjutkan dengan istighosah ini merupakan momentum yang istimewa,” ujarnya.
Sinergi Stabil
Sementara itu, Wali Kota Afzan Arslan Djunaid menyoroti pentingnya menjaga sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha sebagai kunci utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang stabil.
Ia menyatakan, keberhasilan menjaga kondusivitas daerah akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan investor serta pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan ekonomi Kota Pekalongan,” ujarnya.
Peringatan May Day tahun ini pun diikuti oleh pekerja dari berbagai wilayah, termasuk dari Kabupaten Batang, yang turut memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. (NA)
