• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pemkot Pekalongan Perkuat Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Mazaya Zahrah

Abu Nadzib by Abu Nadzib
15 May 2026
in News
0
Pemkot Pekalongan Perkuat Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, memberikan arahan saat membuka Pelatihan Manajemen Kasus Perempuan dan Anak di Aula PKK Kota Pekalongan, Selasa (12/5/2026). (Istimewa)

Radio Solopos, PEKALONGAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak melalui Pelatihan Manajemen Kasus Perempuan dan Anak yang digelar di Aula PKK Kota Pekalongan, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah peningkatan kapasitas pendamping dan pihak terkait dalam menangani kasus kekerasan secara cepat dan terpadu.

Pelatihan dibuka Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, dan diikuti perwakilan masyarakat serta unsur pendamping layanan perempuan dan anak di Kota Pekalongan.

Balgis mengatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Karena itu, penguatan kemampuan pendamping dan masyarakat dinilai penting agar korban dapat memperoleh perlindungan dan pendampingan secara optimal.

“Permasalahan ini sangat memprihatinkan, sehingga Pemkot Pekalongan menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi penanganan kasus mulai dari tingkat kelurahan hingga pemerintah daerah. Dengan begitu, laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti lebih cepat dan tepat.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya perempuan dan anak, agar tidak takut melapor apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindak kekerasan.

Pemkot Pekalongan, lanjut dia, telah menyediakan layanan pengaduan melalui Kecamatan Berdaya dan layanan di masing-masing kelurahan.

“Identitas pelapor maupun korban tentu akan kami rahasiakan dan korban akan diberikan perlindungan maksimal sampai kasus ini terselesaikan serta mendapatkan solusi terbaik,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkot Pekalongan berharap sistem perlindungan perempuan dan anak di daerah semakin kuat serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Tags: perlindungan perempuan dan anakpemkot pekalonganBalgis Diab

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • MBG di Persimpangan: Antara Niat Mulia dan Realitas di Kelas
  • Dari Gudeg Mbak Yus, Teradisional Hadirkan Gudeg dan Pizza Italia
  • Integrasi Data Kependudukan Jadi Kunci Peningkatan Layanan Publik di Solo
  • Dompet Dhuafa Jateng Silaturahmi Bareng Mitra, Bahas Pentingnya Value Lembaga Nirlaba
  • Saat Layar Kaca Kalah pada Telapak Tangan: Menimbang Ulang Masa Depan Penyiaran Indonesia

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.