Radio Solopos, SOLO – Filcof Coffee mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan layanan keuangan digital untuk mendukung pengelolaan usaha yang lebih tertata.
Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank Raya yang menghadirkan berbagai layanan transaksi digital bagi pelaku usaha.
Pemilik dari Filcof Coffee, Ali Efendi, mengatakan penggunaan layanan digital memberikan kemudahan dalam mengelola arus kas usaha.
Menurutnya, salah satu manfaat yang dirasakan ialah bebas biaya Merchant Discount Rate (MDR).
Kemudahan lain adalah komunikasi yang cepat dan tanggap dengan pihak bank saat membutuhkan bantuan.
“Satu, yang pertama yang kita rasakan MDR-nya. Itu memang benar-benar yang free. Yang kedua, kemudahan kita untuk komunikasi dengan pihak bank itu juga sangat fast respon. Karena langsung nggak lewat CS segala macam,” ujar Ali dalam Talkshow Selasar UMKM Radio Solopos, Kamis (23/7/2026).
Ali menambahkan Bank Raya juga menghadirkan berbagai program promosi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menarik minat konsumen.
Selain itu, dengan adanya fitur pemisahan rekening dinilai membantu pelaku usaha.
Bantuan yang dimaksud adalah dalam mengelola arus kas bisnis dengan lebih teratur.
ABS Group
Selain memiliki usaha Filcof Coffee yang sudah tersebar sebanyak 12 titik.
Lokasi tersebut dimulai dari Tirtonadi, Joglo, Pajang, hingga Banaran.
Filcof Coffee juga membuka peluang besar untuk melakukan kolaborasi dan membuka kemitraan.
Semua bahkan tidak membuat Ali berhenti sampai di sana saja.
Dirinya juga membuka usaha lain, yang sama-sama berupa usaha kopi yang bernama Kala.
Menurutnya perbedaan antara Kala dan Filcof coffee memang jelas ada.
Baik secara pangsa pasar, kisaran harga, menu yang tersedia, sampai lokasi pemasaran.
“Secara produk nanti kita juga akan beda. Kayak Milo Cloud coffe itu Kala tidak ada. Kemudian varian produknya juga sangat berbeda. Kalau filcof kita ada varian Cold Brew, yang Kala nggak ada.” Ujar Ali.
Namun untuk menu di Kala sendiri juga tidak sedikit.
Terdapat setidaknya 15 menu mulai dari americano hingga matcha dan teh tarik.
Semua usaha dalam ABS Group yang dibuat oleh Ali ini mendapatkan bantuan dari Bank Raya untuk mendukungnya.
Permudah Transaksi Digital
Perwakilan Bank Raya, Irma Nofrianti, mengatakan pihaknya terus mendorong literasi keuangan digital bagi para pelaku UMKM.
Menurutnya, fokus utama saat ini ialah membantu pelaku usaha memahami pemisahan keuangan pribadi dan usaha melalui berbagai layanan digital.
“Kami masih berfokus ya istilahnya untuk meng grab teman-teman UMKM. Kita melakukan sosialisasi, literasi supaya kedepannya bisa terarah. Antara untuk perputaran moda usaha dan personal.” Ujar Irma.
Ia menjelaskan seluruh transaksi dapat dipantau secara real time.
Sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir terhadap proses pembayaran.
Selain itu, mutasi rekening dan notifikasi transaksi juga dapat diakses secara langsung melalui aplikasi.
Irma menambahkan Bank Raya juga membuka peluang kolaborasi dengan pelaku UMKM untuk mengembangkan berbagai program pendampingan usaha sesuai kebutuhan masing-masing.
Di sisi lain, Ali mengatakan pengelolaan keuangan yang baik juga perlu diimbangi dengan konsistensi menjaga kualitas produk.
Menurut Ali, standar operasional penyajian kopi harus terus disesuaikan dengan selera konsumen.
Semua ini dilaksanakan agar kualitas produk bisa tetap terjaga.
