• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

SMS WARGA: Dari Rumah Jebol Sampai PSK Pasar Bunder

Marketing by Marketing
3 October 2016
in Program
0
SMS WARGA: Dari Rumah Jebol Sampai PSK Pasar Bunder

SoloposFM–Cuaca ekstrim kembali melanda Solo Raya, Sabtu (1/10/2016) dan Minggu (2/10/2016). Hujan deras disertai angin kencang membuat air meluber kemana-mana. Di sejumlah tempat bahkan air membuat jalan terendam tinggi, misalnya di viaduct Gilingan.

Warga pun kembali harus merasakan dampak hujan deras. Bahkan tak sedikit rumah warga yang terendam banjir.Seperti yang disampaikan seorang warga bernama Muji, “Di perumahan Permata Indah di Banoroto, satu rumah jebol akibat tak dapat menahan derasnya air hujan,” katanya.

Sementara keluhan lalu lintas juga disampaikan warga Sedahromo Kidul, Kartasura , Antok “Dengan masih adanya traffic light mati gara-gara tidak ada listrik PLN/ perlu di pikirkan pihak Pemda untuk menyediakan emergensi, misal solar sel. Jadi traffic light selalu kondisi normal dan lalulintas akan tetap lancar.” Informasi Antok ini ditanggapi langsung oelh Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Sri Baskoro. Menurut Baskoro, kota Solo telah memiliki traffic light dengan solar cell di kawasan Nusukan. Namun system ini memiliki beberapa kelemahan, sehingga belum semua traffic light menggunakan solar cell.

Keluhan lainnya adalah terkait jalan rusak yang disampaikan Hary, warga Mondokan, “Tolong kepada pihak terkait di atas jembatan tepatnya di jalan Mongisidi ada lubang sangat dalam dan penerangan jalan sudah 1 minggu tidak menyala. Mohon segera diperbaiki.” Keluhan Hary ini telah diteruskan redaksi Solopos FM ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).

Sementara di Sragen, warga melaporkan mengenai keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK). Gatot di Sragen mengatakan, “Tolong Satpol PP dan pihak terkait merazia PSK yang kalau malam hari mangkal di pasar Bunder, Sragen. Keberadaan PSK itu sudah meresahkan warga sekitarnya.” Keluhan ini juga telah diteruskan redaksi Solopos FM ke ke Satpol PP Sragen untuk ditindaklanjuti.

Bagi pendengar yang ingin menyampaikan keluhan atau masukan terkait layanan publik, bisa disampaikan melalui WA/SMS 081 226 103 103, maupun melalui FB SoloposFM Solo Full dan Twitter @soloposfm. [Dita Primera]

Tags: lalu lintassragenhujansms wargapsktraffic light

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Politeknik Assalaam Siap Bertransformasi Menjadi Universitas pada Tahun 2027
  • Pemkot Solo Siapkan Pembatasan Sampah ke Putri Cempo, Pengolahan Dimulai dari Rumah Tangga
  • Mitra10 Solo Baru Tawarkan Solusi Bangun Rumah Tanpa Ribet
  • Kokola Luncurkan Kukis Black, Perkuat Diferensiasi Produk di Tengah Persaingan Pasar
  • Fokus Kualitas Layanan, BPJS Kesehatan Bersama Fasilitas Kesehatan Dukung JKN Berkelanjutan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.