• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ada Keterbasan Anggaran hingga Bencana, Pemkot Pekalongan Fokus Pelayanan dan Inovasi

Resna Salsabila

Abu Nadzib by Abu Nadzib
13 April 2026
in News
0
Ada Keterbasan Anggaran hingga Bencana, Pemkot Pekalongan Fokus Pelayanan dan Inovasi

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid. (Istimewa)

Radio Solopos, PEKALONGAN — Pemkot Pekalongan menegaskan fokus pada penguatan pelayanan publik dan inovasi sebagai strategi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan anggaran hingga bencana.

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, mengatakan program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat tetap dipertahankan.

Salah satunya Universal Health Coverage (UHC) yang telah menjangkau sekitar 98 persen warga sebagai jaminan akses layanan kesehatan.

Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, program perlindungan sosial juga terus berjalan tanpa pengurangan alokasi, meliputi bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), beasiswa pendidikan, serta bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

Di sisi inovasi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kelurahan didorong menghadirkan minimal satu inovasi berbasis teknologi.

Inovasi tersebut antara lain layanan perizinan online, digitalisasi sektor perikanan, serta fitur panic button pada layanan kesehatan untuk mempercepat respons darurat.

Selain fokus pada pelayanan dan inovasi, Pemerintah Kota Pekalongan juga terus memperkuat sektor unggulan daerah, khususnya industri batik.

Kota Pekalongan telah menguasai sekitar 80 persen pasar batik nasional dan menjadi penopang utama perekonomian daerah.

Dengan strategi tersebut, Pemerintah Kota Pekalongan optimistis mampu menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus keberlanjutan pembangunan di tengah berbagai tantangan.

Tags: pelayanan publikWali Kota Pekalongankota pekalonganAfzan Arslan Djunaidinovasi pekalongan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Wali Kota Apresiasi Semangat Lansia Pekalongan Jelang Lomba JNAI 2026
  • Kota Pekalongan Masuk 15 Daerah dengan Layanan Publik Berkualitas Tinggi di Jateng
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 6 Prediksi 136.741 Penumpang Gunakan Kereta Api
  • Pertumbuhan PMA Tertinggi di Jateng, Wali Kota Pekalongan Optimistis Investasi Terus Meningkat
  • Berawal Dititipkan di Warung, Kroket Mbak Lis Bertahan Hampir 10 Tahun di Solo

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.