Radio Solopos, PEKALONGAN — Pemerintah Kota Pekalongan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 pada 1 April 2026 secara sederhana dengan menitikberatkan kegiatan religius dan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan perayaan tahun ini sengaja tidak digelar secara meriah, melainkan diisi dengan kegiatan yang sarat makna dan kepedulian sosial.
“Perayaan ini kami lakukan dengan penuh kesederhanaan, apalagi di saat yang sama ada wilayah yang terdampak banjir. Kami ingin tetap menghadirkan makna dan keberkahan dalam peringatan hari jadi ini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-120 di antaranya khataman Al-Qur’an bersama alim ulama, istigasah, rapat paripurna DPRD, hingga ziarah ke makam para mantan wali kota dan wakil wali kota.
Selain itu, Pemkot juga menggelar bazar murah dan pasar pangan terjangkau serta menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat di berbagai kelurahan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Wali Kota juga menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Tidak ada kado khusus, rangkaian kegiatan juga sederhana, seperti khataman Al-Qur’an 30 juz, istigasah, rapat paripurna DPRD, bazar pangan murah, hingga ziarah ke makam para mantan wali kota dan wakil wali kota Pekalongan,” jelasnya.
Dalam rangkaian tersebut, Pemkot juga melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung baru Wali Kota dan DPRD sebagai simbol keberlanjutan pembangunan daerah.
Momentum HUT ke-120 ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan kota, seperti banjir, pengelolaan sampah, hingga keterbatasan anggaran pembangunan.
Melalui peringatan ini, Pemkot Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendorong pembangunan kota yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
