Radio Solopos, PEKALONGAN – Upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, berlangsung khidmat dan tertib pada Senin (17/8/2026).
Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid (Aaf), bertindak sebagai inspektur upacara.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, secara keseluruhan rangkaian upacara berjalan lancar tanpa ada kesalahan fatal,” ujar Aaf usai upacara.
Kolaborasi
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Aaf mengajak masyarakat memperkuat gotong royong.
Kolaborasi ini dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai masalah di Kota Pekalongan.
“Masih banyak tantangan seperti sampah, limbah, dan infrastruktur. Saya mohon kerja sama seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.
Aaf menegaskan Pemkot Pekalongan tetap memprioritaskan tiga sektor mendasar.
Tiga sektor tersebut adalah kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial, meski anggaran dari pemerintah pusat terbatas.
“Tiga hal ini tidak kami hapus. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan kini mencapai 99 persen. Beasiswa dan bansos juga tetap jalan,” tegas Aaf.
Senada dengan hal itu, Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab mengajak warga mempererat persatuan di momentum HUT ke-81 RI.
“Kita semua sebagai bangsa Indonesia harus tetap solid dan bersatu dalam gotong royong demi NKRI,” ucap Balgis.
Di sisi lain, Aaf mengingatkan warga untuk mengutamakan keselamatan selama perayaan HUT RI.
Ia menyayangkan masih adanya tradisi penerbangan balon udara liar berpetasan yang membahayakan warga.
Aaf juga mengimbau panitia lomba rakyat, seperti panjat pinang, untuk memperketat keamanan.
Salah satunya dengan menyediakan alas empuk di area lomba demi mencegah risiko cedera.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan remisi secara simbolis kepada warga binaan Lapas dan Rutan Kelas IIA Pekalongan.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
