• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Crew
    • Ardi Sardjono
    • Fira Maghfirani
    • Hadiyawan Arto Buwono
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Inilah Awal Karier Penyanyi Keroncong Waljinah

Marketing by Marketing
22 July 2017
in News
0
Inilah Awal Karier Penyanyi Keroncong Waljinah

SoloposFM-Waljinah adalah seorang penyanyi Indonesia. Ia penyanyi spesialisasi keroncong – Jawa yang dikenal dengan julukan “Ratu keroncong”, sejak kelas 6 SD sudah mulai mengembangkan bakat menyanyi Keroncong. Yang dibimbing oleh Munadi, Waljinah mengikuti kontes menyanyi pada tahun 1958 yaitu Kontes Ratu Kembang Kacang yang diselenggarakan oleh RRI dan Perfini. Kontes tersebut di selenggarakan sebagai respon Popularitas Sountrack film Delapan Penjuru Angin yang berjudul “ Kembang Kacang” dalam kontes tersebut Waljinah memperoleh gelar Ratu Kembang Kacang dan dari Kemenangan itulah Waljinah dapat memasuki dapur rekaman. Seperti yang dikutip dari berbagai sumber (22/7/2017).

Pada tahun 1959 Waljinah mengikuti Pemilihan Bintang Radio tingkat Eks Karesidenan Surakarta. Pada tahun 1965 Waljinah menerima piala langsung dari Presiden Pertama Indonesia Presiden Sukarno, Waljinah juara 1 Bintang Radio Tingkat Nasional untuk Kategori Keroncong. Pada Tahun 1968, Waljinah kembali memasuki dapur Rekaman dengan menyanyikan lagu “Walang Kekek’’ konon kabarnya lagu berjudul Walang Kekek yang dinyanyikannya laris di pasaran pada saat itu.

Pada awal karier, ia meluncurkan album “kompilasi” bersama penyanyi lain, yaitu album Elingo Beboyo Margo (1968) yang diisi bersama Enny Koesrini (juara Harapan Bintang Radio Indonesia 1967) dan Sri Rahadjeng. Banyak diantara albumnya dibuat dengan iringan Orkes Keroncong Bintang Surakarta yang dipimpinnya sendiri.

Waldjinah pernah berduet dengan si “Buaya Keroncong” dari kota Surabaya, yaitu Mus Mulyadi. Lagu Walang Kekek yang melambungkan namanya di Indonesia di samping juga lagu Jangkrik Genggong. Ia acapkali melantunkan lagu-lagu ciptaan Gesang, Andjar Any, dan Ismail Marzuki. Di Tahun 2002 Waldjinah menerima anugerah seni dari yayasan musik Hanjaringrat di solo dengan komponis Gesang dan para seniman yang lainnya.

Kegiatan Waljinah pada saat ini selain show juga melestarikan Keroncong dengan membina generasi muda anak, cucu, kerabat, tetangga di Surakarta untuk berlatih menyanyi Keroncong.

(Erlin Setyawati)

 

 

Tags: karier waljinahpenyanyi keroncongpenyanyi hitzlagu keroncong

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Ekonomi: Cara Tetap Waras di Era “In This Economy”
  • Grand HAP Hotel Solo Rayakan 11 Tahun dengan Semangat Kebersamaan dan Pelayanan
  • Grand Mercure Solo Baru Hadirkan Cita Rasa Prancis lewat Kolaborasi dengan IFI
  • Taylor Swift – “Anti-Hero” Jadi Jawara Top Ten Radio Solopos
  • Sumanto Gelar Wayang Kulit Lakon Songsong Tunggul Naga di Karanganyar

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.