• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ketinggian Air Bengawan Solo Naik, Bojonegoro Siaga I

Marketing by Marketing
29 September 2016
in News
0
Ketinggian Air Bengawan Solo Naik, Bojonegoro Siaga I

SoloposFM– Bojonegoro, bersiap-siap menghadapi banjir Bengawan Solo setelah ketinggian air mencapai 13.10 meter, Kamis (29/6/2016) pukul 09.00 WIB. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah memberlakukan siaga I.

“Ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro naik cukup tajam, sebab tiga jam sebelumnya hanya 12,82 meter,” kata Petugas Posko UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Suyono.

Dia menambahkan, dalam waktu bersamaan ketinggian air Bengawan Solo di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari kota, juga merangkak naik menjadi 28,05 meter (siaga I-29 meter).

Antaranews melaporkan, sebelumnya ketinggian air Bengawan Solo di daerah setempat masih pada posisi 27,90 meter pukul 06.00 WIB.

“Naiknya air Bengawan Solo di hilir Jawa Timur, disebabkan pengaruh banjir di daerah hulunya, antara lain, Madiun dan sekitarnya,” jelas dia.

Sesuai data, katanya, ketinggian air Bengawan Solo di Ndungus, Ngawi, mencapai 8,70 meter (siaga III-merah), Kamis pukul 08.00 WIB.

“Meskipun air Bengawan Solo di hilir Jatim naik, tapi kondisi Bengawan Solo di hilir Jatim masih terkendali,” ucapnya menambahkan.

Dengan masuk siaga banjir, katanya, pemantauan air Bengawan Solo di Bojonegoro dilakukan satu jam sekali, yang sebelumnya tiga jam sekali.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, menjelaskan BPBD terus melakukan pemantauan cuaca di daerah hulu yang menjadi pemasok air banjir di hilir Jatim.

Pemantauan cuaca, menurut dia, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Surabaya.

Sesuai data BMKG Juanda, Surabaya, menyebutkan bahwa di Ngawi, Bojonegoro, Madiun dan Magetan, terjadi hujan ringan dan di Ponorogo terjadi hujan sedang dalam dua hari ini.

“Laporan terkait Waduk Gajahmungkur di Wonogiri, Jawa Tengah, juga tidak ada pembuangan air melalui saluran pelimpah yang bisa menambah besarnya banjir di hilir Jatim,” tuturnya. [Dita Primera]

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • éL Hotel Yogyakarta–Malioboro Kembali Raih Tripadvisor Travelers’ Choice Award 2026
  • Pemkot Pekalongan Perkuat Pembinaan SDM demi Koperasi yang Sehat dan Berkualitas
  • MBG di Persimpangan: Antara Niat Mulia dan Realitas di Kelas
  • Dari Gudeg Mbak Yus, Teradisional Hadirkan Gudeg dan Pizza Italia
  • Integrasi Data Kependudukan Jadi Kunci Peningkatan Layanan Publik di Solo

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.